ALMANAR.ID – Sorak sorai menggema di Manara Stadium saat partai puncak Final Mudir Cup III 2025 mempertemukan dua tim raksasa: Berkah FC yang tampil sempurna sepanjang turnamen, melawan terompet merah yang haus kejutan, Sangkakala FC. Pertandingan ini menyuguhkan drama, adu strategi, dan emosi yang membuncah dari menit awal hingga peluit akhir.
Sejak peluit pertama, kedua tim bermain disiplin dan hati-hati. Berkah FC, yang diunggulkan karena belum pernah kalah, tampil mendominasi penguasaan bola. Namun, pertahanan Sangkakala FC yang dikomandoi oleh kiper tangguh Ustadz Syahrul Ramadhan tampil luar biasa rapat. Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama, membuat tensi di stadion semakin membara.
Memasuki babak kedua, permainan berubah menjadi lebih terbuka dan agresif. Sangkakala FC langsung tancap gas, dan pada menit ke-3, satu momen ajaib mengubah arah pertandingan. Tendangan pojok tajam dari Ustadz Abdullah meluncur ke jantung pertahanan Berkah FC, disambut sontekan kilat dari Ustadz Apendi yang sudah siaga di depan gawang. Bola bersarang mulus ke dalam gawang Berkah FC yang dijaga oleh Ustadz Rahmat Juliansyah, yang tampak kurang siap menghadang bola. Wasit Ustadz Rajes Akbar tanpa ragu meniup peluit dan mengesahkan gol. Sangkakala FC unggul 1-0!

Suasana stadion bergemuruh. Berkah FC tersentak. Sejak gol tersebut, tim asuhan Coach Ustadz Darul Kamal berupaya bangkit dan terus menggempur lini belakang Sangkakala. Teriakan “Disiplin! Disiplin!” dari Coach Darul menggema keras dari pinggir lapangan, menjadi mantra yang membakar semangat para pemainnya. Ia dikenal sebagai pelatih paling vokal dan ambisius di turnamen ini, tak pernah lepas dari memberi arahan dan semangat.
Namun, benteng kokoh Sangkakala FC terlalu sulit ditembus. Mesin gol Berkah FC, Ustadz Rahmat Bahagia, yang selama ini selalu menjadi andalan, terlihat kesulitan menembus pertahanan ketat yang tampaknya sejak awal sudah memasang satu misi: matikan pergerakan Rahmat. Meski beberapa kali mencoba menusuk lewat sisi sayap, Rahmat tetap dikunci dengan rapat.

Di sisi lain, duet penyerang Sangkakala FC Ustadz Ilham Maulana dan Ustadz Abdullah terus menebar ancaman balik. Meski tidak menambah gol, keberanian mereka menekan pertahanan Berkah FC patut diacungi jempol. Beruntung bagi Berkah FC, Ustadz Farhan Rusli, sang benteng pertahanan, tampil luar biasa mematahkan sejumlah peluang berbahaya.
Waktu terus bergulir, dan meski Berkah FC mengerahkan segala daya upaya, skor tak berubah. Peluit panjang dibunyikan — dan Sangkakala FC resmi menjadi Juara Mudir Cup III 2025 dengan kemenangan tipis nan bersejarah 1-0!
Laga ini akan dikenang sebagai final penuh ketegangan, di mana tim underdog berhasil menjinakkan raksasa tak terkalahkan. Sangkakala FC, dengan semangat juang luar biasa, menciptakan sejarah yang akan tertulis panjang di Manara Stadium.

