ALMANAR.IDAceh Besar, 25 Maret 2025 —Udara pagi yang sejuk menyambut semangat Para asatidz dan seluruh jajaran pengurus Modern Al-Manar untuk melaksanakan kegiatan olahraga pagi bersama pada Jumat, 25 Maret 2025. Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan langsung oleh Pimpinan Pesantren Modern Al-Manar, Ustadz Dr. Ikram Muhammad Amin, S.S., M.Pd., sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jasmani dan meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan pesantren.
kegiatan pagi dilaksanakan pada pukul 06.30 dimulai dengan pemanasan dan dilanjutkan dengan lari pagi yang menempuh rute sekitar lingkungan pesantren.,setelah olahraga berlangsung, acara dilanjutkan dengan gerakan menanam pohon bersama yang melibatkan seluruh elemen guru dan staf pengurus pesantren. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Al-Manar terhadap kelestarian lingkungan, cinta terhadap alam dan salah satu bentuk langkah preventif terhadap dampak polusi.
“Setiap pengurus diwajibkan untuk menanam satu pohon sebagai simbol dedikasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Pimpinan Pesantren Ustadz Dr. Ikram Muhammad Amin, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa pohon-pohon yang ditanam hari ini diharapkan akan menjadi kenangan dan warisan positif bagi generasi berikutnya.Menanam pohon adalah investasi untuk masa depan. Kita tidak hanya mendidik para santri dengan ilmu, tetapi juga mengajarkan mereka untuk mencintai dan menjaga alam,” ujar Beliau dalam sambutannya sebelum kegiatan penanaman pohon dimulai.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Selain mempererat kebersamaan, juga menanamkan nilai tanggung jawab dan cinta lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter Islami di Pesantren Modern Al-Manar dan bertujuan untuk membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Para guru dan staf pengurus tampak sangat antusias dengan menunjukkan semangat gotong-royong dan cinta lingkungan yang menjadi salah satu nilai utama pesantren.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempererat ukhuwah di antara tenaga pengajar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para santri dan masyarakat sekitar untuk turut serta dalam menjaga bumi dari kerusakan lingkungan.





