Beranda blog Halaman 130

BKM Masjid Al Manar Terima Sumbangan 28 Juta Dari Wali Santri

0

ALMANAR.ID â€“ Pengurus BKM Masjid Jami Haji Abdul Wahab Pesantren Modern Al Manar menerima sumbangan dana dari wali santri pasca liburan semester untuk pembangunan masjid, Rabu (3/1/2024).

Adapun jumlah sumbangan diterima sebesar Rp. 28.397.000, dari dengan rincian dari santri putra sebesar Rp.16.557.000 dari santri putri sebesar Rp. 11.840.000.

Sumbangan seikhlasnya dari wali ini dihimpun pasca liburan semester ganjil 2023/2024, dan akan digunakan untuk tambahan biaya pembangunan masjid.

Saat ini sedang proses finishing tempat wudu’ dan toilet masjid sebanyak tiga lantai, dan di lantai tiga tersebut terdapat kamar tamu, dikhususkan bagi wali santri jauh yang berkunjung serta menginap di pesantren.

Dengan adanya sumbangan dari wali santri tersebut, sangat membantu percepatan proses pembangunan masjid, dan pihak BKM masjid Al Manar mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada wali santri dan berharap bisa menjadi ladang pahala di kemudian hari.

Dan saat ini, pihak BKM masjid Al Manar terus berupaya mengawal proses percepatan pembangunan mesjid, yang baru-baru ini baru selesai pengecatan bagian dalam masjid.

Adapun menjadi donatur tetap pembangunan masjid ini adalah pembina yayasan Bungong Jeumpa Al Azhar, H. Ibrahim A Wahab, abang kandung dari Alm. H. Azhar Manyak, pendiri yayasan. Dana awal pembangunan ulang masjid ini berasal dari Bang Him, sapaan akrab H. Ibrahim A. Wahab.

Untuk diketahui, masjid Jami Pesantren Modern Al Manar ini sudah beberapa kali di rehab, salah satunya pasca tsunami, karena waktu gempa dan tsunami 2004 silam, masjid tersebut mengalami kerusakan berat, roboh tiang tengah dan kubah.

Dan pada tahun 2016, muncul ide untuk membangun ulang masjid terebut dari H. Ibrahim A. Wahab, beliau mengucurkan milyaran lebih dana awal untuk membuat pondasi masjid yang semula hanya satu lantai menjadi dua lantai untuk menampung lebih banyak jamaah seiiring bertambahnya jumlah santri setiap tahunnya.

Saat ini, pihak BKM juga dengan lapang dada menerima bagi siapa saja yang ingin menyumbang dana untuk percepatan pembangunan masjid, bagi yang ingin berdonasi dapat mengirim sumbangannya ke No. Rek. 7174323016, Bank BSI An. Masjid Haji Abdul Wahab atau menghubungi Katua BKM Ust. Darul Kamal, No. HP 0852 6063 4160.

Foto proses pengerjaan Tempat Wudu’ dan Toilet Masjid Haji Abdul Wahab :

Bagian Bahasa Al Manar Bekali Santri Kelas Akhir Pelatihan TOEFL & TOAFL

0

ALMANAR.ID â€“ Untuk menggali potensi dan melakukan pengembangan terhadap bahasa santri, bagian bahasa Pesantren Modern Al Manar mengadakan program pelatihan TOEFL  (Test Of English as a Foreign Language) & TOAFL  (Test Of Arabic as a Foreign Language)  yang berlangsung mulai 9 sampai 22 Januari 2024.

Program ini diikuti oleh seluruh santri kelas kelas akhir, sebagai program pembekalan menjelang tamat dari pesantren, kemudian diikuti oleh bagian bahasa dari santri dan beberapa santri aliyah lainnya, totalnya sebanyak 120 santriwan dan santriwati.

Pelatihan Bahasa Inggris dan Arab berekuivalensi TOEFL & TOAFL merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa Inggris dan Arab bagi santri, khususnya santri kelas akhir.

Materi pelatihan yang diberikan mencakup skil-skil dasar yang sangat berguna untuk menunjang kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis.

Pelatihan ini dibagi dua tempat, yang putra di gedung China sedangkan yang putri di aula.

Program pelatihan TOEFL & TOAFL ini merupakan program bagian bahasa setiap tahunnya untuk meningkatkan kemampuan santri dalam menjawab soal-soal TOEFL atau TOAFL, khususnya bagi santri yang ingin melanjutkan pendidikan perguruan tinggi ke luar negeri. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para santri agar lebih cerdik dalam menyelesaikan soal-soal TOEFL atau TOAFL.

Di Pesantren Modern Al Manar, selain pelatihan TOEFL & TOAFL, pemberian kosa kata setiap hari merupakan salah satu upaya meningkatkan kemampuan santri dalam berbahasa Arab atau Inggris.

Selain itu, pemberlakuan disiplin wajib berbicara bahasa Arab atau Inggris perminggunya, setiap minggu santri ada giliran berbicara dengan bahasa tertentu, kemudian mendatangkan Native Speaker juga merupakan upaya meningkatkan kemampuan santri dalam berbahasa.