El Shaqr FC membuka kiprahnya di Turnamen Sepak Bola Antar Klub Asatidz Pesantren Modern Al Manar bertajuk Mudir Cup IV 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Satamzah Ma’i FC, sementara laga pembuka antara Rampagoe FC dan Desil 8+ FC berakhir imbang 1-1 di Manara Stadium, Ahad (14/6).
Pada laga pembuka, Rampagoe FC dan Desil 8+ FC menampilkan permainan terbuka sejak menit awal. Meski saling menciptakan sejumlah peluang, kedua tim gagal memecah kebuntuan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Rampagoe FC berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol spektakuler Ustadz Yaumil Fitria. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti meluncur deras ke sudut gawang dan gagal dijangkau penjaga gawang Desil 8+ FC, Ustadz Irwandi Novizar.
Tertinggal satu gol, Desil 8+ FC meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil melalui sontekan Ustadz Khairul Fajri yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Berkat penampilan impresif dan gol penyeimbang yang dicetaknya, Khairul Fajri dinobatkan sebagai Man of the Match pada pertandingan tersebut.

Sementara itu, El Shaqr FC tampil dominan saat menghadapi Satamzah Ma’i FC pada laga kedua. Tim tersebut langsung membuka keunggulan pada menit keempat melalui serangan cepat yang gagal diantisipasi lini pertahanan lawan.
Keunggulan cepat membuat El Shaqr FC semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Meski Satamzah Ma’i FC beberapa kali mencoba membangun serangan, rapatnya pertahanan El Shaqr FC membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Pada babak kedua, El Shaqr FC kembali menambah keunggulan untuk memastikan kemenangan 2-0. Hingga pertandingan berakhir, Satamzah Ma’i FC tidak mampu membalas satu gol pun.
Penampilan gemilang penjaga gawang El Shaqr FC, Ustadz H. Syahrul Ramadhan, M.A., yang melakukan sejumlah penyelamatan penting sepanjang laga mengantarkannya terpilih sebagai Man of the Match.
Turnamen yang memperebutkan trofi kehormatan Pimpinan Pesantren Modern Al Manar itu diikuti empat klub asatidz, yakni Rampagoe FC, Desil 8+ FC, Satamzah Ma’i FC, dan El Shaqr FC.
Koordinator Pelaksana Harian (Plh.) Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Ustadz H. Syahrul Ramadhan, M.A., saat membuka turnamen mengatakan bahwa Mudir Cup menjadi sarana mempererat silaturahim serta memperkuat solidaritas antar asatidz melalui semangat sportivitas dan kebersamaan.
“Hari ini kita bertanding sebagai lawan di lapangan, tetapi tetap bersaudara di luar lapangan. Semoga turnamen ini semakin mempererat ukhuwah dan kebersamaan di lingkungan Pesantren Modern Al Manar,” ujarnya.

