Beranda blog Halaman 125

Mantan Pemain Proliga Beri Coaching Clinic Untuk Klub Voli Santri Al Manar

0

ALMANAR.ID – Setelah lama vakum, kini klub voli santri Pesantren Modern Al Manar mulai bangkit kembali. Tahun lalu, dimulai dengan pembangunan lapangan voli yang permanen. Kemudian, mulai muncul bakat minat para santri yang ingin menggeluti dunia olahraga voli dengan aktif bermain setiap sore.

TEMPO DOELO- Santri Al Manar tampak sedang bermain voli di sore hari. Foto direkam sekitar tahun 2006

Tahun ini, Pimpinan pesantren, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd bersama Koordinator Ekstrakurikuler Santri, Ust. Awaluddin, M.Pd turun langsung merekrut dan membentuk tim voli santri Al Manar kembali.

Kemarin sore, Ahad, (4/2/2024), pimpinan pesantren mendatangkan langsung mantan pemain voli nasional Proliga, Aris Munandar atau akrab dengan nama lapangannya Risnandar untuk memberi Coaching Clinic kepada santri yang tergabung dalam klub voli santri Al Manar.

Dalam Coaching clinic tersebut Aris Munandar memberikan penjelasan kepada pemain teknik dasar bermain bola voli, seperti bagaimana cara passing bawah, kemudian teknik blocking dan teknik dasar melakukan smash.

Selain itu, mantan pemain Semarang Berlian dan PON ini juga menjelaskan sedikit sejarah singkat hadirnya olahraga voli di dunia yang diciptakan oleh William G. Morgan yang merupakan seorang instruktur di Young Mens Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat.

Kemudian, Morgan memodifikasi olahraga bola basket dan pada tahun 1895 menciptakan Mintonette (sekarang diubah menjadi “Volley Ball” atau bola voli).

Untuk Indonesia, olahraga voli pertama kali diperkenalkan pada tahun 1928 yang dibawa oleh orang-orang Belanda pada masa penjajahan era Belanda. Pada masa itu, voli hanya dimainkan oleh orang Belanda dan bangsawan saja.

Di akhir sesi coaching clinic, Risnandar langsung melakukan praktek main boli antar tim santri, Risnandar juga ikut bermain langsung mempraktekkan semua gerakan yang ada dalam bermain voli.

Selanjutnya, para santri yang tergabung dalam Al Manar Volley Club (AVC) ini akan dilatih fisik kedepannya dan teknik-teknik yang lebih mendalam, yang akan diasuh langsung oleh Risnandar sendiri hingga terbentuk tim yang siap terjun bertanding.

Pimpinan pesantren, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd dalam arahan pembukaan Coaching Clinic tersebut mengatakan mendukung penuh kegiatan ekstrakurikuler santri yang dapat membentuk karakter para santri dan menjadi wadah melatih fisik para santri untuk tumbuh sehat dan bersemangat dalam melakukan berbagai aktivitas di pesantren.

Karena menurut beliau, yang dikutip dari Mahfudzat (Pepatah Arab) العقل السليم في الجسم السليم “akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat” , makanya seluruh santri dianjurkan untuk gemar berolahraga, dan bergabung ke klub-klub ekstrakurikuler santri sesuai bakat minat masing-masing.

Untuk voli sendiri, beliau mengatakan sengaja mendatangkan mantan atlit nasional untuk memberi inspirasi dan motivasi untuk santri untuk lebih giat latihan sehingga menjadi tim yang siap untuk bertanding mengikuti event-event olahraga.

Kepada penanggung jawab ekstrakurikuler lainnya beliau juga mengharapkan agar lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bakat minat santri, karena kegiatan tersebut merupakan salah satu pemicu yang membuat santri betah dan semangat belajar di pesantren dan dapat membentuk karakter santri dan melahirkan prestasi.



Pesantren Al Manar Kedepankan Disiplin Dalam Membentuk Karakter Santri

0

ALMANAR.ID – Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang berperan besar dalam membentuk karakter manusia. Tidak diragukan lagi sudah banyak di negeri ini orang-orang pilihan yang berhasil dan mempunyai karakter yang kuat hasil dari jebolan pesantren.

Karena sistem pengasuhan yang diterapkan memang sudah disiapkan untuk mencetak generasi yang berkarakter Islami. Ketika individu berada dalam lingkungan yang kondusif akan lebih memudahkan dalam pembentukkan karakter yang diharapkan.

Namun pada realita yang terjadi masih adanya santri yang masih belum memiliki karakter yang diharapkan padahal mereka berada didalam lingkungan yang menunjang dalam pembentukkan karakter.

Pola asuh yang diterapkan sangat mempengaruhi terhadap terbentuknya karakter santri. Karena dimana pola asuh mencakup ruang lingkup metode yang digunakan untuk mendidik, membimbing serta membentuk karakter yang diharapkan agar menjadikan manusia yang berguna bagi manusia lainnya.

Karena sejatinya karakter adalah proses belajar dari pengalaman. Sehingga karakter manusia masih bisa diperbaiki dan dirubah. Sebagaimana termaktub dalam QS. Ar-Ra’d, ayat 11:

إِنَّ اللهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Penegakan Disiplin Santri Pesantren Modern Al Manar

Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd dalam banyak kesempatan di hadapan dewan guru pengurus sering menekankan bahwa orientasi pendidikan santri Pesantren Modern Al Manar adalah pembentukan karakter dengan penegakan disiplin.

Beliau meyakini bahwa seseorang akan sukses dengan berdisiplin, makanya santri pesantren Al Manar dalam beraktivitas selama 24 jam di pesantren semuanya diatur oleh disiplin.

Makanya dalam setiap rapat dewan guru pengurus setiap minggunya beliau selalu mengevaluasi setiap program kerja masing-masing pengurus, dan menekankan kepada bagian pengasuhan santri dan pengajaran untuk serius menegakkan disiplin dalam kehidupan santri sehari-hari.

Di pesantren, Bagian Pengasuhan Santri dan Bagian Pendidikan dan Pengajaran merupakan ujung tombak yang menjalankan roda disiplin pesantren, karena totalitas keseharian santri seluruhnya dibawah kendali dua bagian ini.

Disisi lain, komitmen Pesantren Modern Al Manar dalam menegakkan disiplin adalah dengan mengadakan sosialisasi orientasi aturan pesantren kepada wali santri baru setiap awal tahun ajaran sebelum santri baru masuk asrama. Dalam forum tersebut, masing-masing bagian memaparkan semua aturan pesantren yang akan dibebankan kepada santri dan wali santri.

Pada awal Desember 2023, dalam wawancara dengan TVRI Aceh, Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd kembali menegaskan bahwa Pesantren Modern Al Manar terus berkomitmen akan membentuk karakter santri dengan penegakan disiplin kepada santri.

Menurutnya, dengan disiplin santri akan terbiasa melakukan hal-hal yang baik, yang pada awalnya semua santri akan dipaksa mentaati dan menjalankan disiplin, dan pada akhirnya mereka akan terbiasa tanpa adanya paksaan.

Beliau juga menjelaskan bahwa di pesantren ada dua model penerapan disiplin, yang pertama dengan paksaan untuk menumbuhkan kebiasaan, dan yang kedua dengan keteladanan dewan guru, dari apa yang didengar, apa yang dilihat yang semua itu menjadi pendidikan untuk santri.

Simak wawancara Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd selengkapnya disini :