ALMANAR.ID – Pesantren Modern Al-Manar menggelar apel pembukaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 pada Selasa, 6 Januari 2026. Apel tersebut diikuti oleh seluruh santri, guru, dan pengurus pesantren.
Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Pesantren Modern Al-Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd, menyampaikan arahan dan nasihat penting kepada seluruh santri. Salah satu pesan utama yang ditekankan adalah agar santri tidak menjadi pribadi yang money oriented selama menjalani masa pendidikan di pesantren.
Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa santri dibina untuk lebih dahulu menanamkan dan mendalami nilai-nilai keikhlasan sebagai bekal utama selama proses pendidikan dan pembinaan di lingkungan pesantren.
Beliau juga menegaskan larangan keras kepada guru dan pengurus untuk memberikan uang kepada santri dari hasil kegiatan tertentu. Menurut beliau, masa di pesantren merupakan masa pendidikan, sehingga santri tidak boleh dibiasakan menerima imbalan uang dari setiap kegiatan yang diikuti agar tidak menumbuhkan ketergantungan terhadap materi.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kelak akan ada waktunya seseorang dibayar atas profesionalitas dalam dunia kerja. Namun setelah menyelesaikan masa pendidikan, santri akan hidup di tengah masyarakat dan dituntut untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, tanpa serta-merta meminta imbalan terlebih dahulu. Nilai keikhlasan tersebut menjadi fondasi penting sebelum santri memasuki dunia kerja yang profesional.
Oleh karena itu, selama masa pendidikan di pesantren, santri dilarang menerima upah atau reward berupa uang dari kegiatan tertentu yang diselenggarakan atau diizinkan oleh pesantren. Meski demikian, pesantren tetap memperbolehkan bentuk apresiasi lain yang bersifat edukatif dan kebersamaan, seperti mengadakan haflah atau makan bersama, sebagai ungkapan syukur dan penguatan ukhuwah antarwarga pesantren.

