Beranda blog Halaman 5

Mudir Cup IV 2026 Resmi Bergulir, Persaingan Empat Klub Asatidz Al Manar Dimulai

0
Mudir Cup IV 2026 Resmi Bergulir, Persaingan Empat Klub Asatidz Al Manar Dimulai

Turnamen sepak bola antar klub asatidz Pesantren Modern Al Manar, Mudir Cup IV 2026, resmi dibuka pada Ahad sore (14/6/2026) di Manara Stadium. Ajang tahunan yang memperebutkan trofi kehormatan dari Pimpinan Pesantren Modern Al Manar ini diikuti oleh empat klub asatidz, yaitu Rampagoe FC, Desil 8+ FC, Satamzah Ma’i FC, dan El Shaqr FC.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Koordinator Pelaksana Harian (Plh.) Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Ustadz H. Syahrul Ramadhan, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahim dan memperkokoh solidaritas di kalangan asatidz.

“Melalui ajang ini kita berharap terjalin kebersamaan yang semakin erat antar asatidz. Kompetisi ini menjadi wadah memperkuat ukhuwah, sportivitas, dan semangat kebersamaan di lingkungan Pesantren Modern Al Manar,” ujarnya.

Pada laga pembuka, Rampagoe FC berhadapan dengan Desil 8+ FC dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Rampagoe FC berhasil memecah kebuntuan di babak kedua melalui tendangan jarak jauh spektakuler yang dilepaskan Ustadz Yaumil Fitria.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Desil 8+ FC langsung merespons melalui sontekan kaki Ustadz Khairul Fajri, guru pengabdian Al Manar tahun 2026, yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Intensitas pertandingan semakin meningkat hingga peluit panjang dibunyikan, namun tidak ada gol tambahan tercipta. Kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor akhir 1-1.

Berkat penampilan impresifnya sepanjang pertandingan, Ustadz Khairul Fajri terpilih sebagai Man of the Match pada laga pembuka tersebut.

Pada pertandingan kedua, El Shaqr FC tampil dominan saat menghadapi Satamzah Ma’i FC. Tim El Shaqr langsung membuka keunggulan pada menit ke-4 melalui serangan cepat yang sukses menembus pertahanan Satamzah Ma’i FC yang dikawal penjaga gawang Ustadz Saifullah.

Memasuki babak kedua, El Shaqr FC kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua dan memastikan kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 tanpa balas. Kokohnya lini pertahanan serta penampilan gemilang penjaga gawang El Shaqr FC, Ustadz H. Syahrul Ramadhan, M.A., membuat lawan gagal mencetak gol sepanjang pertandingan.

Atas performa cemerlangnya di bawah mistar gawang, Ustadz H. Syahrul Ramadhan, M.A. dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga tersebut.

Dengan hasil pertandingan perdana ini, persaingan menuju gelar juara Mudir Cup IV 2026 dipastikan akan berlangsung semakin menarik. Keempat tim menunjukkan semangat juang tinggi, sportivitas, dan kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam turnamen antar asatidz Pesantren Modern Al Manar.

Hubungan dengan Allah Jadi Faktor Terbesar Kesuksesan, Pesan Ustadz Syahrul kepada Santri Al Manar

0
Hubungan dengan Allah Jadi Faktor Terbesar Kesuksesan, Pesan Ustadz Syahrul kepada Santri Al Manar

Hubungan yang kuat dengan Allah SWT merupakan faktor terbesar dalam meraih kesuksesan. Pesan tersebut disampaikan Koordinator Pelaksana Harian (Plh.) Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Ustadz H. Syahrul Ramadhan, saat membuka ujian tulis (Tahriri) semester genap tahun ajaran 2025/2026 di Lapangan Utama Ustadz Fadhil Ahmadi, Sabtu (13/6/2026).

Di hadapan seluruh dewan guru dan santri, Ustadz Syahrul mengingatkan bahwa ujian bukan hanya sarana untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga momentum bagi santri untuk memperkuat keimanan, kejujuran, dan keyakinan kepada Allah SWT.

Menurutnya, setiap santri harus memanfaatkan ujian sebagai kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar yang telah diperoleh selama satu semester. Namun lebih dari itu, ujian juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan tawakal.

“Mintalah pertolongan kepada Allah dan percayalah kepada Allah. Inilah kesempatan kalian untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya dengan memohon kemudahan dalam menghadapi ujian,” pesan beliau.

Ustadz Syahrul menegaskan bahwa keberhasilan seorang santri tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan atau persiapan belajar semata, tetapi juga oleh kualitas hubungannya dengan Allah SWT. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta ujian untuk memperbanyak doa dan menjaga ibadah selama masa ujian berlangsung.

“Hubungan kalian dengan Allah adalah faktor terbesar yang menentukan kesuksesan,” tegasnya.

Selain mengingatkan pentingnya tawakal, beliau juga menekankan nilai kejujuran dan amanah sebagai karakter utama yang harus dijaga oleh setiap santri. Ujian, menurutnya, merupakan kesempatan untuk membuktikan kemampuan diri secara jujur tanpa bergantung pada cara-cara yang tidak dibenarkan.

Beliau mengajak seluruh santri untuk menjadikan integritas sebagai bagian dari perjuangan menuntut ilmu. Kejujuran dalam ujian bukan hanya mencerminkan kualitas akademik, tetapi juga menunjukkan kematangan akhlak seorang pelajar muslim.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Syahrul turut memberikan motivasi agar para santri memiliki keyakinan yang kuat terhadap kemampuan diri sendiri. Ia mengingatkan bahwa keraguan sering kali menjadi penghalang terbesar dalam meraih keberhasilan.

“Kuatkan diri dengan keyakinan bahwa kita bisa. Keyakinan jangan sampai dihilangkan oleh keraguan. Dengan usaha, doa, dan tawakal kepada Allah, insya Allah kalian akan mampu menghadapi ujian dengan baik,” ujarnya.

Pembukaan ujian Tahriri semester genap ini menandai dimulainya rangkaian evaluasi pembelajaran di Pesantren Modern Al Manar. Melalui pesan-pesan yang disampaikan, para santri diharapkan tidak hanya meraih hasil akademik yang baik, tetapi juga semakin kuat dalam keimanan, kejujuran, dan kedekatan kepada Allah SWT.