Beranda blog Halaman 39

Mastasa 2025 Al-Manar: Langkah Awal Santri Baru Menuju Dunia Pesantren

0
Mastasa 2025 Al-Manar: Langkah Awal Santri Baru Menuju Dunia Pesantren

ALMANAR.ID – Rangkaian Masa Ta’aruf Santri Baru (Mastasa) di Pesantren Modern Al-Manar resmi berakhir pada Jumat, 25 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini menjadi titik awal penting bagi para santri baru untuk mengenal lebih dekat kehidupan pesantren dan menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.

Dilaksanakan sejak tanggal 21 Juli, Mastasa 2025 diisi dengan beragam kegiatan pembekalan, pengenalan lingkungan, serta penguatan nilai-nilai dasar pesantren. Para santri baru tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi materi hingga lomba dan renungan malam yang mengharukan.

“Ini bukan sekadar kegiatan orientasi biasa, tapi proses awal membentuk pola pikir dan semangat santri dalam menjalani hari-hari mereka di pesantren,” ujar Ust. Rahmadi Syukri, M.Pd, Kabid Pengasuhan Santri Al Manar.

Selama kegiatan, para santri dibekali berbagai materi penting seperti motivasi belajar, fiqih dasar kehidupan santri, bahaya bullying, dan cara beradaptasi dari lingkungan rumah ke pesantren. Santri putri juga mendapatkan pembekalan khusus mengenai peran wanita muslimah dan pentingnya menjaga istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya itu, berbagai perlombaan edukatif dan permainan kelompok diselenggarakan untuk menumbuhkan keakraban dan semangat kolaborasi di antara santri baru. Hal ini menjadi bagian dari proses penanaman nilai ukhuwah dan kerja sama yang akan menjadi fondasi penting dalam kehidupan berasrama.

Malam renungan yang digelar di penghujung Mastasa menjadi momen reflektif yang mendalam. Banyak santri yang larut dalam haru, mengenang perjuangan orang tua, dan meneguhkan niat menimba ilmu di pesantren.

Dengan berakhirnya Mastasa, para santri baru diharapkan telah memperoleh bekal awal yang cukup untuk menjalani kehidupan pesantren dengan semangat, kedisiplinan, dan komitmen belajar yang tinggi. Pesantren Modern Al-Manar terus berkomitmen membina santri agar tumbuh menjadi generasi berilmu, berakhlak, dan siap memberi manfaat bagi umat.

Pesantren Al Manar Sambut 265 Santri Baru Tahun Ajaran 2025/2026

0

ALMANAR.ID – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai kedatangan santri baru di Pesantren Modern Al Manar pada Ahad, 20 Juli 2025. Sebanyak 265 santri baru, yang terdiri dari 146 santriwan, 104 santriwati, serta 15 santri lanjutan jenjang Aliyah, resmi diterima sebagai keluarga baru dalam menyongsong tahun ajaran 2025/2026.

Kedatangan para santri baru disambut hangat oleh para santri lama yang dengan penuh antusias membantu proses penerimaan. Mereka sigap mengangkat barang-barang wali santri, mengantar hingga ke kamar asrama masing-masing. Pemandangan ini memperlihatkan semangat ukhuwah dan kebersamaan yang menjadi ciri khas kehidupan pesantren.

Menurut Ketua Panitia Santri Baru (PSB), Ust. Apendi, S.Pd.I, jumlah santri yang diterima tahun ini disesuaikan dengan kapasitas pesantren. “Setiap tahun kami menetapkan kuota sekitar 250 santri. Alhamdulillah, tahun ini kami menerima 265 santri baru, termasuk santri lanjutan Aliyah,” jelasnya.

Untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas di sekitar area pesantren, pihak panitia menerapkan sistem kedatangan bertahap. “Santri putri dijadwalkan masuk pada pagi hari, sementara santri putra mulai ba’da Dzuhur. Ini untuk menghindari kemacetan dan memudahkan pengaturan parkir oleh panitia,” tambahnya.

Tangis haru tampak mewarnai momen perpisahan antara santri baru dan orang tua mereka. Sebagian santri tak kuasa menahan air mata saat harus berpisah, menandai langkah awal mereka dalam menuntut ilmu dan membentuk karakter di lingkungan pesantren.

Mengakhiri keterangannya, Ust. Apendi menyampaikan harapan agar para santri baru segera beradaptasi dengan lingkungan barunya. “InsyaAllah, dalam waktu dekat mereka akan mengikuti Masa Ta’aruf Santri (Mastasa), sebagai ajang pengenalan nilai-nilai pesantren, membangun ukhuwah, serta mempererat keakraban di antara sesama santri,” pungkasnya.