Beranda blog Halaman 210

Malam ini Pesantren Al Manar Gelar Debat Kandidat, 3 Paslon OSPA Siap Adu Program

0

ALMANAR.PONPES.ID – Bagian Pengasuhan Santri Pesantren Modern Al Manar akan menggelar debat kandidat pemilihan ketua Organisasi Santri Pesantren Al Manar (OSPA) Putra Periode 2021/2022, pada malam ini, Ahad, (10/1/2021), di aula pesantren, sedangkan untuk paslon OSPA Putri akan berlangsung besok malam, Senin, (11/1/2021) di tempat yang sama.

Kegiatan debat kandidat ini salah satu proses penyaringan ketua OSPA baru yang akan menahkodai organisasi santri kedepannya, masing-masing paslon akan menyampaikaan visi misi yang disaksikan oleh seluruh santri, dewan guru dan pimpinan pesantren.

Baca Juga : Latih Santri Berdemokrasi, Pesantren Al Manar Adakan Pemilu Ketua Organisasi Santri

Pada debat kandidat tahun ini terdapat tiga paslon, 3 paslon dari putra dan 3 paslon dari putri. Dari ketiga paslon tersebut akan dipilih menjadi ketua OSPA, setelah dipilih oleh santri, dinilai dan dievaluasi oleh dewan guru yang kemudian ditetapkan oleh pimpinan pesantren.

Adapun ketiga paslon OSPA putra yang akan berdebat malam ini diantaranya ; paslon 01 : Zaki Arifa, M. Taji Pratama (Kelas II Aliyah), paslon 02 : Safrul Aziz, Ridha Alfata (Kelas II Aliyah), paslon 03 : Ahmad Fauzi, M. Al Ikram (Kelas II Aliyah).

Pengurus OSPA periode 2020-2021 pada kegiatan LPJ

Kegiatan debat kandidat ini terbagi dalam 4 (empat) sesi. Sesi pertama adalah penyampaian visi dan misi oleh masing-masing paslon. Pada sesi kedua, masing-masing kandidat memaparkan program unggulan secara singkat dan menjawab pertanyaan khusus yang berkenaan dengan disiplin.

Pada sesi ketiga, panelis akan memberikan pertanyaan seputar masalah yang ada di pesantren, paslon diwajibkan mencari solusi atas pertanyaan panelis dan kemudian menjawab pertanyaan khusus yang berkenaan dengan ibadah.

Kemudian sesi terakhir yaitu menjawab pertanyaan dari Dewan Asatidz, perwakilan dewan asatidz memberikan pertanyaan kepada masing- masing kandidat untuk melihat ide dan gasasan atau solusi dari berbagai permasalahan di pesantren dan selanjutnya masing-masing paslon akan menjawab pertanyaan khusus yang berkenaan dengan bahasa, yang mana setiap kandidat diwajibkan untuk menjawabnya dalam bahasa resmi yaitu Arab dan Inggris.

Baca Juga : Jelang Akhir Masa Kepengurusan, Organisasi Santri Al Manar Sampaikan LPJ

Di setiap sesi kandidat hanya diberikan waktu maksimal 2 menit untuk menjawab. Adapun pertanyaan yang diajukan oleh panelis sebelumnya telah di musyawarahkan oleh tim pembuat soal.

Setelah selesai penyampaian visi misi dan menjawab sejumlah pertanyaan dari panelis, seluruh santri melakukan pemungutan suara, dan hasilnya akan dimusyawarahkan bersama dewan guru dan pimpinan menentukan hasil akhir siapa kandidat yang akan terpilih.

Santri antusias mengikuti LPJ Pengurus OSPA periode 2020-2021

Kegiatan ini merupakan pendidikan demokrasi untuk santri, melatih jiwa kepemimpinan santri, mendidik kemampuan orasi santri, yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya setelah berakhirnya masa kepengurusan OSPA sebelumnya sebagai upaya regenarasi kepemimpinan dalam menjalankan amanah pesantren membantu dewan guru menggerakkan miniatur kehidupan pesantren dalam wadah organisasi santri.

Jelang Akhir Masa Kepengurusan, Organisasi Santri Al Manar Sampaikan LPJ

0

ALMANAR.PONPES.ID – Organisasi Santri Pesantren Al Manar (OSPA) dan Koordinator Gerakan Pramuka periode 2020-2021 memasuki akhir masa kepengurusan terhitung Januari 2021.

Jelang akhir masa kepengurusan, seluruh bagian pengurus OSPA dan Gerakan Pramuka ini diwajibkan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) di hadapan seluruh santri, dewan guru dan pimpinan pesantren, sebagai salah satu kewajiban bagi santri penggerak organisasi yang telah menjalankan amanah pesantren setahun penuh.

Baca Juga : Latih Santri Berdemokrasi, Pesantren Al Manar Adakan Pemilu Ketua Organisasi Santri 

Penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) berlangsung di aula pesantren setempat, yang OSPA putra pada Jum’at malam, (8/1/2021) dan yang OSPA putri pada, Sabtu (9/1/2021) yang diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru pengurus.

Pimpinan pesantren, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd dalam amanatnya menyampaikan kepada santri bahwa kegiatan LPJ ini merupakan pendidikan pertanggungjawaban santri setelah menunaikan kewajiban amanah pesantren.

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan diminta pertanggungjawabannya, satu rupiah pun uang yang kalian pegang harus kalian pertanggungjawabkan, hari ini kalian dilatih untuk menjadi pemimpin, siap dipimpin dan siap memimpin” Ujarnya.

Selain itu beliau juga mengingatkan kepada santri tentang pentingnya menjaga amanah, karena menurut beliau banyak kasus hari ini pimpinan daerah maupun pejabat, baik itu lokal maupun di tingkat nasional yang tersandung kasus korupsi karena tidak amanah, tidak berlaku jujur dalam menjalankan tugasnya.

“Organisasi santri ini sebagai wadah pendidikan untuk kalian, belajar mengorganisir sebuah kegiatan, menggerakkan sebuah miniatur kehidupan, yang kelak akan bermanfaat untuk kalian sebagai pemimpin masa depan”,Tambahnya.

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) organisasi santri ini berisi gambaran aktivitas dari pelaksanaan program kerja dan laporan keuangan per bagian selama masa kerja setahun penuh yang disampaikan oleh kepala bagian masing-masing.

Adapun tujuan adanya LPJ ini sebagai pendidikan untuk santri layaknya sebuah organisasi atau lembaga pemerintahan, sebagai wujud transparansi pengelolaan dan pelaksanaan program kerja dan aktivitas selama menjadi pengurus organisasi santri.

Setelah kegiatan LPJ ini, selanjutnya adalah kegiatan pemilihan ketua organisasi baru dan diisi oleh pengurus baru, sedangkan santri kelas akhir yang menjabat sebagai kepala bagian periode sebelumnya akan difokuskan pada kegiatan belajar, penyelesaian hafalan Al-Qur’an, Praktek Mengajar (Amaliyah Tadris) dan kegiatan akademik lainnya jelang berakhir masa pendidikan selama 6 (enam) tahun.