Dalam rangka memeriahkan Milad ke-25 Pesantren Modern Al Manar, panitia peringatan seperempat abad Al Manar menggelar Al Manar Archery Championship 2026, sebuah kejuaraan panahan berskala regional yang menghadirkan ratusan atlet dari berbagai daerah. Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd, pada Sabtu (25/7/2026).
Kejuaraan yang berlangsung selama 24–26 Juli 2026 ini terselenggara atas kerja sama Pesantren Modern Al Manar dengan Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Aceh. Sebanyak 317 peserta dari 23 klub panahan turut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertandingkan 20 nomor pertandingan.
Berbagai kategori diperlombakan untuk memberikan ruang kompetisi bagi seluruh jenjang usia dan kemampuan. Mulai dari kategori Barebow, Standard Nasional, Horsebow, hingga Compound, yang diikuti peserta tingkat Sekolah Dasar, SMP, SMA, U-17, hingga kategori umum, baik putra maupun putri. Jarak pertandingan pun disesuaikan dengan kategori, mulai dari 5 meter hingga 30 meter.
Kejuaraan ini diikuti oleh klub-klub panahan dari berbagai daerah, yakni Mujahid Archery Club, An-Nur Stable, Oemar Dian Archery Club, Hijrah Archery Club, Ganesa Archery Club A, ISTAC, JP. Archery Club, Al Falah Archery Squad, Muhammadiyah Archery Club, Darul Qur’an Aceh, Team Buser 1, AMWA, VOC Archery School, Takengon Gayo Archery Club, WakCoy Archery Club, Dar Maryam Archery Club, KONI, Team Buser, Ganesa Archery Club B, Al Azhar Cairo Aceh Archery, ATC USU, JAC, serta Al Manar Archery Club sebagai tuan rumah penyelenggara.
Tidak hanya diikuti atlet panahan dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh, kejuaraan ini juga menarik perhatian peserta dari luar provinsi, termasuk perwakilan klub panahan dari Sumatera Utara, sehingga semakin menegaskan Al Manar Archery Championship sebagai salah satu ajang panahan yang diperhitungkan di Pulau Sumatera.
Dalam amanatnya saat membuka kejuaraan, Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd, menyampaikan bahwa olahraga panahan merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Karena itu, pembinaan olahraga panahan perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari pendidikan karakter generasi muda.
“Panahan bukan sekadar olahraga untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana melatih fokus, kesabaran, ketelitian, kedisiplinan, serta pengendalian diri. Melalui kejuaraan ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai olahraga sunnah sekaligus mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Beliau juga berharap Al Manar Archery Championship tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media mempererat ukhuwah antarklub panahan serta melahirkan atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional bahkan internasional.
Pelaksanaan Al Manar Archery Championship 2026 menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Milad ke-25 Pesantren Modern Al Manar. Selain menjadi wadah silaturahmi bagi komunitas panahan, kejuaraan ini menunjukkan komitmen pesantren dalam mendukung pengembangan olahraga sunnah yang selaras dengan pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat berprestasi.
Dengan semangat “Bergerak Berdampak”, Pesantren Modern Al Manar terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, tangguh, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta bangsa.

