Hubungan yang kuat dengan Allah SWT merupakan faktor terbesar dalam meraih kesuksesan. Pesan tersebut disampaikan Koordinator Pelaksana Harian (Plh.) Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Ustadz H. Syahrul Ramadhan, saat membuka ujian tulis (Tahriri) semester genap tahun ajaran 2025/2026 di Lapangan Utama Ustadz Fadhil Ahmadi, Sabtu (13/6/2026).
Di hadapan seluruh dewan guru dan santri, Ustadz Syahrul mengingatkan bahwa ujian bukan hanya sarana untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga momentum bagi santri untuk memperkuat keimanan, kejujuran, dan keyakinan kepada Allah SWT.
Menurutnya, setiap santri harus memanfaatkan ujian sebagai kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar yang telah diperoleh selama satu semester. Namun lebih dari itu, ujian juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan tawakal.
“Mintalah pertolongan kepada Allah dan percayalah kepada Allah. Inilah kesempatan kalian untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya dengan memohon kemudahan dalam menghadapi ujian,” pesan beliau.
Ustadz Syahrul menegaskan bahwa keberhasilan seorang santri tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan atau persiapan belajar semata, tetapi juga oleh kualitas hubungannya dengan Allah SWT. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta ujian untuk memperbanyak doa dan menjaga ibadah selama masa ujian berlangsung.
“Hubungan kalian dengan Allah adalah faktor terbesar yang menentukan kesuksesan,” tegasnya.
Selain mengingatkan pentingnya tawakal, beliau juga menekankan nilai kejujuran dan amanah sebagai karakter utama yang harus dijaga oleh setiap santri. Ujian, menurutnya, merupakan kesempatan untuk membuktikan kemampuan diri secara jujur tanpa bergantung pada cara-cara yang tidak dibenarkan.
Beliau mengajak seluruh santri untuk menjadikan integritas sebagai bagian dari perjuangan menuntut ilmu. Kejujuran dalam ujian bukan hanya mencerminkan kualitas akademik, tetapi juga menunjukkan kematangan akhlak seorang pelajar muslim.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Syahrul turut memberikan motivasi agar para santri memiliki keyakinan yang kuat terhadap kemampuan diri sendiri. Ia mengingatkan bahwa keraguan sering kali menjadi penghalang terbesar dalam meraih keberhasilan.
“Kuatkan diri dengan keyakinan bahwa kita bisa. Keyakinan jangan sampai dihilangkan oleh keraguan. Dengan usaha, doa, dan tawakal kepada Allah, insya Allah kalian akan mampu menghadapi ujian dengan baik,” ujarnya.
Pembukaan ujian Tahriri semester genap ini menandai dimulainya rangkaian evaluasi pembelajaran di Pesantren Modern Al Manar. Melalui pesan-pesan yang disampaikan, para santri diharapkan tidak hanya meraih hasil akademik yang baik, tetapi juga semakin kuat dalam keimanan, kejujuran, dan kedekatan kepada Allah SWT.

