ALMANAR.ID – Menjelang perpulangan santri dalam rangka liburan Idul Adha 1446 H, santri Pesantren Modern Al Manar menerima Majalah Manara, jurnal berita tahunan yang diterbitkan oleh Humas Al Manar. Majalah ini berisi kumpulan berita pilihan yang bisa dibaca oleh santri maupun wali santri, sebagai dokumentasi kegiatan dan perkembangan pesantren.
Edisi kedua Majalah Manara ini memuat rangkuman berbagai peristiwa dan capaian pesantren sejak tahun 2021 hingga 2024. Setelah sempat tertunda penerbitannya selama satu tahun, tahun ini majalah tersebut kembali hadir dengan penyempurnaan, yakni telah dilengkapi dengan nomor seri ISSN 3090-1308 yang resmi dikeluarkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional – Direktorat Repositori Multimedia dan Penerbitan Ilmiah, Pusat Nasional ISSN Indonesia, pada 22 April 2025. Ini menjadi pencapaian penting karena edisi sebelumnya belum memiliki identitas ilmiah resmi tersebut.
Majalah ini dibagikan oleh Humas Al Manar melalui Bidang Pengasuhan Santri, bertepatan dengan pengambilan surat izin perjalanan pulang liburan pada Senin, 2 Juni 2025, di Aula Pesantren. Pembagian dilakukan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sepeser pun. Seluruh biaya percetakan ditanggung oleh pesantren, dan dicetak oleh Unit Usaha Pesantren Modern Al Manar.

Sementara itu, perpulangan santri dimulai usai pelaksanaan tausiyah dan nasihat oleh Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Tgk. H. Fakhruddin Lahmuddin, M.Pd., di Masjid Jami Haji Abdul Wahab pada pagi harinya. Mulai pukul 13.30 WIB, para santri diperkenankan pulang setelah menerima surat izin dari pihak pengasuhan.
Meski cuaca cukup terik dengan suhu mencapai 32°C, semangat para santri tidak surut. Mereka antusias mengantre dan mengambil surat izin perjalanan, di mana orang tua maupun kendaraan penjemput sudah menanti. Beberapa santri dijemput langsung oleh orang tua, sementara lainnya menggunakan mobil travel yang telah dipesan sebelumnya. Santri asal Bener Meriah, Takengon, dan Gayo Lues pulang malam harinya melalui konsulat masing-masing, dengan pengawalan dari pembimbing konsulat menggunakan kendaraan yang telah dikoordinasikan.
Penerbitan dan pembagian Majalah Manara ini menjadi wujud komitmen pesantren dalam membangun budaya literasi, transparansi informasi, serta menjaga komunikasi berkelanjutan dengan seluruh keluarga besar Al Manar, baik selama santri di pesantren maupun saat berada di rumah.

