ALMANAR.ID — Dewan Guru Pesantren Modern Al Manar mengikuti bimbingan teknis atau taujihat yang dilaksanakan bersama pimpinan pesantren dan panitia ujian Bidang Pendidikan dan Pengajaran pada Minggu malam, 18 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para penguji yang akan bertugas dalam pelaksanaan ujian lisan semester genap tahun ajaran 2024/2025.
Taujihat ini menjadi bagian penting dari upaya standarisasi penilaian yang mencerminkan komitmen Pesantren Modern Al Manar dalam menjaga mutu pendidikan. Sistem evaluasi yang terukur dinilai menjadi kunci dalam membentuk generasi santri yang unggul dan berintegritas.
Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya memahami sifat dan sikap yang harus dimiliki oleh para penguji. Ia menyampaikan bahwa seorang penguji harus memahami metode menguji yang baik dan benar, serta mampu menyesuaikan diri dengan karakter dan kemampuan individual para santri.
“Setiap santri memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, penguji harus benar-benar memahami cara menguji yang tepat. Ujian harus dilakukan secara adil, dengan durasi yang sama bagi setiap santri, tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lain,” ujar beliau.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan agar soal-soal yang diberikan bersifat bervariasi dan menantang pemahaman santri secara menyeluruh. “Penguji yang baik adalah yang mampu menyusun pertanyaan yang tidak mudah ditebak dan tidak monoton. Penguji yang buruk adalah mereka yang memberi pertanyaan yang itu-itu saja dan sudah diprediksi oleh santri,” tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara pimpinan pesantren, panitia ujian, dan dewan guru untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan ujian lisan mendatang.
Dengan adanya taujihat ini, diharapkan proses ujian lisan di Pesantren Modern Al Manar dapat berjalan dengan profesional, objektif, dan memberikan pengalaman ujian yang mendidik bagi seluruh santri.

