Beranda blog Halaman 89

Futsal Perkuat Ukhuwah Asatidz Al Manar: Semangat Kebersamaan Tak Kenal Libur

0
Futsal Perkuat Ukhuwah Asatidz Al Manar: Semangat Kebersamaan Tak Kenal Libur

ALMANAR.ID –  Setelah seminggu lebih berkutat dengan kegiatan Qurban 1445 H dan menginput nilai Raport Digital Madrasah santri (RDM) K13, para asatidz Pesantren Modern Al Manar melepaskan penat dengan bermain futsal bersama di Embassy Sport Center, Lamgugop, Banda Aceh, pada Selasa malam, 25 Juni 2024.

Lebih dari sekadar permainan, futsal bagi para asatidz Al Manar menjadi ajang untuk memperkuat ukhuwah dan solidaritas. Di tengah masa libur pesantren, semangat kebersamaan mereka tetap hidup dengan menyelenggarakan kegiatan positif bersama. Biasanya, mereka bermain bola di lapangan pesantren setiap sore hari. Namun, pada malam itu, mereka berkesempatan untuk bermain di lapangan futsal luar pesantren.

Pertandingan futsal malam itu menjadi pelepas kepenatan dan momen untuk memperkuat ukhuwah. Canda tawa pecah di lapangan saat mereka menunjukkan kemampuan bermain futsal masing-masing. Lebih dari itu, futsal menjadi simbol kebersamaan dan kekuatan para asatidz Al Manar.

Futsal: Pelebur Ketenangan dan Simbol Kebersamaan

Ustadz Darul Kamal, salah satu asatidz Al Manar, mengungkapkan bahwa futsal merupakan sarana untuk memperkuat kebersamaan dan menjadi kekuatan mereka dalam menjalankan pengabdian. Menjaga solidaritas dan soliditas merupakan hal yang penting bagi para asatidz, dan futsal menjadi salah satu cara untuk mencairkan suasana dan melepas ketegangan.

Pertandingan futsal malam itu menunjukkan bahwa futsal tidak mengenal usia. Baik ustadz muda maupun tua berbaur dan saling adu fisik dengan penuh semangat dan sportivitas.

Lebih dari Sekedar Permainan

Futsal bukan hanya tentang permainan dan kesenangan semata, tetapi juga tentang memperkuat kerjasama dan kekompakan tim. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan di Pesantren Modern Al Manar, yaitu kebersamaan, kekompakan, dan saling mendukung.

Melalui kegiatan ini, para asatidz Al Manar menunjukkan bahwa mereka tidak hanya cakap dalam mengajar dan membimbing para santri, tetapi juga memiliki semangat juang dan sportivitas yang tinggi. Keteladanan mereka diharapkan dapat menginspirasi para santri untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam mencapai tujuan bersama.

Dua Atlet Panahan Al-Manar Siap Berlaga di POPDA Aceh XVII

0
Dua Atlet Panahan Al-Manar Siap Berlaga di POPDA Aceh XVII

ALMANAR.ID , Aceh Besar, 26 Juni 2024 – Dua atlet panahan berbakat dari Pesantren Modern Al-Manar, Hadi Mukhran dan Alfian Maulana, bersiap untuk bertanding di Cabang Olahraga Panahan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Aceh XVII. Ajang bergengsi ini akan berlangsung di Kabupaten Aceh Timur mulai tanggal 6 Juli hingga 13 Juli 2024.

Hadi Mukhran dan Alfian Maulana bukan nama baru di dunia panahan. Kedua kakak beradik ini telah mengukir prestasi di berbagai event panahan sebelumnya. Hadi, sang kakak, saat ini duduk di kelas 1 Aliyah Al-Manar, sedangkan Alfian, sang adik, tahun ini naik kelas 1 Aliyah juga.

Dengan pengalaman dan persiapan matang, Hadi dan Alfian optimis dapat memberikan performa terbaik dan mengharumkan nama Al-Manar dan Aceh Besar di POPDA Aceh XVII. Dukungan penuh dari orang tua dan pihak pesantren semakin memotivasi mereka untuk meraih hasil terbaik.

Ustaz Awaluddin, Gr. M.Pd., Kepala Madrasah Aliyah Al-Manar, memberikan dukungan penuh kepada kedua atlet muda ini. Beliau berharap Hadi dan Alfian dapat memberikan performa terbaik di POpda. Ustaz Awaluddin juga berharap Hadi dan Alfian dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.

“Saya sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Hadi dan Alfian di Popda. Ini menunjukkan bahwa santri Al-Manar tidak hanya pandai dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki bakat dan kemampuan di bidang olahraga,” ujar Ustaz Awaluddin.

Di tengah padatnya kegiatan di pesantren, Ustaz Awaluddin mengapresiasi dedikasi Hadi dan Alfian dalam berlatih dan bertanding. Beliau berharap prestasi ini dapat memotivasi santri lain untuk berani mengeksplorasi bakat dan minat mereka di berbagai bidang.

“Santri harus memiliki skill yang mumpuni, baik di bidang akademik maupun di bidang olahraga atau life skill lainnya. Karena saat ini, santri tidak hanya dinilai dari kemampuan kognitifnya, tetapi juga dari life skillnya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Ustaz Awaluddin.

Ustaz Awaluddin yakin bahwa setiap santri memiliki bakat dan minat yang berbeda-beda. Beliau mendorong para santri untuk berani menunjukkan kemampuan mereka dan tetap menjaga akhlak, sikap, dan etika.

“Prestasi yang diraih tidak ada artinya jika tidak diiringi dengan akhlak dan sikap yang mulia. Attitude tetap menjadi yang utama,” tegas Ustaz Awaluddin.

Prestasi Hadi dan Alfian di Popda diharapkan dapat menjadi contoh bagi santri lain di Al-Manar untuk terus berprestasi dan mengembangkan diri dalam berbagai bidang. Ustaz Awaluddin berkomitmen untuk terus mendukung para santri agar dapat mencapai potensi terbaik mereka.

POPDA Aceh XVII menjadi ajang bergengsi bagi para pelajar di Aceh untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di bidang olahraga. Ajang ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Tahun ini, Kabupaten Aceh Timur mendapat kehormatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan POPDA Aceh XVII.