Beranda blog Halaman 47

Menteri Besar Kelantan Malaysia, Lakukan Silaturahim ke Pesantren Al Manar

0
Menteri Besar Kelantan Malaysia, Lakukan Silaturahim ke Pesantren Al Manar

ALMANAR.ID – Yang Amat Berhormat Ustadz Dato’ Panglima Perang Mohd Nassuruddin bin Haji Daud, Menteri Besar Kelantan, Malaysia, melakukan kunjungan silaturahim ke Pesantren Modern Al Manar Aceh Besar, pada hari Ahad, 4 Mei 2025.

Beliau tiba di Masjid Haji Abdul Wahab Pesantren Modern Al Manar, menjelang waktu salat Zuhur. Kehadiran beliau disambut langsung oleh Pimpinan Pesantren, Tgk. H. Fakhruddin Lahmuddin, M.Pd dan Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd, bersama para santri dan dewan guru.

Sebelum menunaikan salat Zuhur berjamaah, YAB Ustadz Dato’ Mohd Nassuruddin memberikan nasihat dan tausiah selama kurang lebih 30 menit. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan para santri tentang pentingnya menuntut ilmu dan menjadi pribadi yang beriman. Ia juga memotivasi para santri untuk memanfaatkan masa muda dan kesempatan belajar sebaik mungkin.

“Yang mampu mengubah kehidupan seseorang ke arah yang lebih baik dari hari ke hari adalah ilmu. Ilmu dan amal yang akan menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat,” ujar beliau dalam tausiah tersebut.

Usai salat Zuhur berjamaah, Menteri Besar Kelantan dan rombongan dijamu makan siang di ruang pimpinan pesantren. Selanjutnya, beliau meminta untuk didampingi berkeliling area pesantren guna melihat secara langsung suasana dan aktivitas santri.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga meninjau langsung Klinik Kesehatan Santri yang menjadi salah satu fasilitas unggulan pesantren. Kunjungan diakhiri dengan momen santai ngopi bersama di bawah Balai Aceh, sebuah sudut ikonik di Pesantren Modern Al Manar yang penuh nuansa kebersamaan dan budaya.

YAB Dato’ menyampaikan rasa senangnya atas suasana pesantren yang tertib, asri, dan penuh semangat keilmuan. Beliau juga dikenal sangat ramah dalam interaksi bersama para santri dan seluruh sivitas pesantren.

Setelah rangkaian kunjungan selesai, beliau bertolak menuju Bandara Sultan Iskandar Muda untuk kembali ke Kelantan, Malaysia.

Langkah Kecil untuk Perubahan Besar: Al-Manar Tanam Pohon Bersama

0

ALMANAR.ID– Udara pagi yang sejuk menyambut semangat Para asatidz dan seluruh jajaran pengurus Modern Al-Manar untuk melaksanakan kegiatan olahraga pagi bersama pada Jumat, 25 April 2025. Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan langsung oleh Pimpinan Pesantren Modern Al-Manar, Ustadz Dr. Ikram Muhammad Amin, S.S., M.Pd., sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jasmani dan meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan pesantren.

kegiatan pagi dilaksanakan pada pukul 06.30 dimulai dengan pemanasan dan dilanjutkan dengan lari pagi yang menempuh rute sekitar lingkungan pesantren.,setelah olahraga berlangsung, acara dilanjutkan dengan gerakan menanam pohon bersama yang melibatkan seluruh elemen guru dan staf pengurus pesantren. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Al-Manar terhadap kelestarian lingkungan, cinta terhadap alam dan salah satu bentuk langkah preventif terhadap dampak polusi.

“Setiap pengurus diwajibkan untuk menanam satu pohon sebagai simbol dedikasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Pimpinan Pesantren Ustadz Dr. Ikram Muhammad Amin, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa pohon-pohon yang ditanam hari ini diharapkan akan menjadi kenangan dan warisan positif bagi generasi berikutnya.Menanam pohon adalah investasi untuk masa depan. Kita tidak hanya mendidik para santri dengan ilmu, tetapi juga mengajarkan mereka untuk mencintai dan menjaga alam,” ujar Beliau dalam sambutannya sebelum kegiatan penanaman pohon dimulai.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Selain mempererat kebersamaan, juga menanamkan nilai tanggung jawab dan cinta lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter Islami di Pesantren Modern Al-Manar dan bertujuan untuk membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Para guru dan staf pengurus tampak sangat antusias dengan menunjukkan semangat gotong-royong dan cinta lingkungan yang menjadi salah satu nilai utama pesantren.

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempererat ukhuwah di antara tenaga pengajar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para santri dan masyarakat sekitar untuk turut serta dalam menjaga bumi dari kerusakan lingkungan.