Beranda blog Halaman 212

Pesantren Al Manar Sambut Kedatangan Santri Setelah Liburan

0

ALMANAR.PONPES.ID – Setelah melalui liburan panjang dua minggu lebih, sejak kemarin, Sabtu, (2/1/2021) santri Pesantren Modern Al Manar mulai masuk asrama kembali. Proses masuk asrama dibagi dua hari, satu hari dikhususkan untuk santri Aliyah dan hari berikutnya santri Tsanawiyah.

Hari ini, Ahad, (3/1/2021) santri tingkat Tsanawiyah sejak pagi hari mulai berdatangan hingga sore hari. Para santri disambut oleh ustadz-ustadzah bagian Pengasuhan Santri yang dibantu oleh santri Aliyah bagian keamanan.

Sebelum memasuki asrama, para santri terlebih dahulu melapor dan diperiksa barang bawaanya oleh bagian pengasuhan santri.

Sedangkan wali santri hanya diperbolehkan mengantarkan santri hingga pintu masuk pesantren, tidak dibenarkan masuk ke area pesantren atau asrama santri.

Para santri Aliyah yang ditugaskan menyambut kedatangan santri sudah mulai standby sejak pagi hari, selain mengatur parkir kendaraan wali santri, para santri ini juga membagikan kalender tahunan kepada wali santri yang datang.

Pada malamnya, ba’da Magrib, giliran Pimpinan Pesantren, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd menyampaikan kata smabutan selamat datang kepada seluruh santri yang berlangsung di mesjid.

Para santri diminta untuk segera memperbaharui niat belajar dan melupakan semua kegiatan yang telah dilakukan selama liburan.

Mulai besok, Senin, (4/1/2021) para santri mulai melakukan kegiatan gotong royong bersama membersihkan lingkungan pesantren dan ruang kelas, dan esok harinya mulai aktif kegiatan belajar mengajar di kelas seperti biasanya.

Family Gathering, Momen Keakraban Keluarga Besar Pesantren Al Manar Akhir Tahun

0

ALMANAR.PONPES.ID – Untuk mensyukuri atas kekompakan, solidaritas dewan guru pengurus, keluarga besar Pesantren Modern Al Manar selama tahun 2020, hari ini, Kamis, (31/12/2020), keluarga besar Pesantren Modern Al Manar mengadakan Family Gathering di pantai Seuke Riting, Leupung, Aceh Besar.

Kegiatan ini dimanfaatkan oleh keluarga besar Pesantren Modern Al Manar sebagai momen untuk membangun keakraban dan kebersamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Dalam kegiatan ini hadir seluruh dewan guru pengurus beserta keluarga masing-masing bagi ustadz ustadzah yang sudah berkeluarga, kegiatan rihlah ini diisi dengan kegiatan makan-makan, permainan dan ramah tamah antar pengurus.

Pimpinan pesantren, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd merasa bersyukur atas nikmat kebersamaan dan kekompakan yang diberikan oleh Allah kepada keluarga besar Pesantren Modern Al Manar selama ini dalam mendidik dan menjalankan roda pendidikan pesantren.

Menurutnya, tanpa adanya semangat kebersamaan dan solidaritas yang tinggi antar dewan guru pengurus, mustahil sebuah pesantren akan maju dan berkembang.

Selain kegiatan rihlah hari ini, ada banyak kegiatan kebersamaan lainnya yang dilaksanakan oleh pesantren, baik itu perkumpulan resmi, rapat kerja, rapat mingguan ,bulanan atau tahunan.

Semua kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk menjaga semangat dewan guru, diingatkan mengenai nilai-nilai penting dalam berkhidmat di pesantren. Karena dalam setiap kesempatan kebersamaan, para pengurus ini selalu dipompa semangat perjuangan untuk terus berbuat untuk pesantren.

Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa mengurus pesantren tidak semudah membalikkan telapak tangan, tidak semudah sebahagian orang melihat dari kacamata luar pesantren, perlu adanya nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan dan perjuangan yang tinggi.

“nilai-nilai perjuangan untuk mengabdi di pesantren tidak pada semua orang kita dapatkan, mereka dituntut untuk bekerja keras, memberikan yang terbaik untuk pesantren, diminta untuk all out berbuat untuk pesantren, bahkan terkadang mengorbankan kepentingan pribadi demi mengedepankan kepentingan umat” Ujarnya.

Kemudian beliau mengapreasiasi atas kinerja dan usaha dewan guru pengurus selama ini dalam mendidik santri dan mengembangkan pesantren, bekerja keras untuk semua kebaikan pesantren.

“Ustadz ustadzah Al Manar ini merupakan orang-orang pilihan, orang-orang yang dipilih oleh Allah diberikan jiwa keikhlasan dan rasa kepedulian dan pengabdian yang tinggi kepada ummat dalam berkhidmat, saya bersyukur berjuang bersama-sama ustadz ustadzah ini, memiliki tim yang solid dan kompak, yang duduk sama rendah berdiri sama tinggi namun tetap saling menghargai, yang diminta untuk berjasa tapi jangan meminta jasa, yang jelas semangat kebersamaan ini patut kita syukuri,” Tutupnya.