Beranda blog Halaman 11

Alhamdulillah, MAS Al-Manar Masuk 10 Sekolah Pendominasi Jalur Talenta USK 2026

0
Alhamdulillah, MAS Al-Manar Masuk 10 Sekolah Pendominasi Jalur Talenta USK 2026
SLOWMOTION

Madrasah Aliyah Swasta Pesantren Modern Al-Manar (MAS Al-Manar) kembali mencatat capaian membanggakan di bidang pendidikan akademik. Tahun 2026 menjadi momentum penting ketika MAS Al-Manar berhasil masuk dalam daftar 10 sekolah yang mendominasi kelulusan Jalur Talenta Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun Akademik 2026/2027.

Pengumuman hasil seleksi yang dirilis pada 1 Juni 2026 itu langsung menjadi perhatian luas di kalangan dunia pendidikan Aceh. Jalur Talenta USK dikenal sebagai salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang paling kompetitif karena menyeleksi siswa berdasarkan rekam jejak prestasi, kemampuan akademik, hingga pencapaian nonakademik secara ketat dan menyeluruh.

Capaian tersebut memperlihatkan bagaimana lembaga pendidikan pesantren kini semakin mampu bersaing dalam jalur seleksi perguruan tinggi bergengsi melalui prestasi dan rekam jejak talenta para siswanya. Di tengah ketatnya persaingan seleksi nasional, Al-Manar hadir sebagai salah satu madrasah yang berhasil melahirkan lulusan unggul dengan kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.

Universitas Syiah Kuala sebelumnya mengumumkan bahwa dari total 1.206 peserta yang mengikuti seleksi Jalur Talenta, hanya 461 peserta yang dinyatakan lulus setelah melalui proses penilaian yang ketat. Jalur ini menjadi salah satu pola penerimaan mahasiswa baru yang memberikan ruang bagi siswa berprestasi, baik di bidang akademik, keagamaan, seni, olahraga, maupun pengabdian sosial.

Dalam daftar sekolah dengan jumlah kelulusan terbanyak, MAS Al-Manar berdiri sejajar dengan sejumlah sekolah unggulan di Aceh seperti SMAN Unggul Subulussalam, SMA Negeri 7 Banda Aceh, SMA Laboratorium USK, MAS Ruhul Islam, MAN Model, SMA Swasta Darul Hijrah, SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, SMAN 2 Modal Bangsa, dan MA Ruhul Qurani.

Bagi lingkungan Pesantren Modern Al-Manar, keberhasilan ini bukan sekadar statistik kelulusan. Ia menjadi refleksi dari proses pendidikan yang dibangun melalui budaya disiplin, pembinaan karakter, penguatan akademik, serta pendampingan intensif kepada para santri. Kehidupan pesantren yang aktif dan teratur membentuk para siswa untuk tumbuh sebagai pribadi yang tangguh, mandiri, dan siap bersaing di berbagai bidang.

Sebanyak 12 santri MAS Al-Manar berhasil dinyatakan lulus melalui Jalur Talenta USK 2026. Mereka adalah Muhammad Fathir Syah pada Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi; Danish Fasahat MM. Makmuman di Program Studi Ekonomi Islam; Arif Munandar pada Program Studi Pendidikan Ekonomi; serta Rafi Aulia di Program Studi Teknik Industri.

Selain itu, Sulthan Dzaki Amila diterima di Program Studi Ilmu Keperawatan, Humaira Akrima pada Program Studi Ilmu Hukum, Ilma Amilia dan Navira Sahifa di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Mona Khairan pada Program Studi Ilmu Politik, Navisa Khalila di Program Studi Akuntansi, Aini Sofia di Program Studi Manajemen, serta Shahara pada Program Studi Teknik Komputer.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Madrasah Aliyah Al-Manar, Ust. Ali Murtadho, S.Pd.I. Menurutnya, capaian para santri menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi berprestasi yang mampu bersaing dalam seleksi perguruan tinggi melalui jalur yang sangat kompetitif.

“Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi santri lainnya untuk terus berusaha dan membuktikan bahwa pesantren juga mampu melahirkan berbagai prestasi yang diperhitungkan,” ujarnya.

Di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif, Al-Manar terus memperlihatkan wajah pesantren modern yang adaptif terhadap perubahan zaman. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada penguatan ilmu agama, tetapi juga pengembangan kapasitas akademik, kepemimpinan, dan daya saing santri di berbagai bidang.

Capaian Jalur Talenta USK 2026 akhirnya menjadi gambaran bahwa budaya belajar, kedisiplinan, dan pembinaan karakter yang tumbuh di lingkungan pesantren mampu membuka jalan lahirnya generasi muda yang siap melanjutkan pengabdian di dunia akademik maupun kehidupan sosial masyarakat.

Perjalanan Heroik Tim Futsal Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1

0
Perjalanan Heroik Tim Futsal Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1

Tim futsal Pesantren Modern Al Manar menorehkan perjalanan membanggakan pada ajang AFK Banda Aceh Cup 1 yang berlangsung sejak 7 hingga 13 Mei 2026. Dari total 48 sekolah yang mengikuti ajang bergengsi tersebut, Al Manar berhasil tampil impresif hingga menembus babak semifinal dan bersaing sampai perebutan juara ketiga menghadapi sekolah-sekolah unggulan dari berbagai daerah di Aceh.

Perjalanan Al Manar dimulai di babak 32 besar dengan kemenangan meyakinkan atas SMA Negeri 11 Banda Aceh. Dalam pertandingan tersebut, Al Manar tampil dominan dan sukses menutup laga dengan skor telak 5-2. Kemenangan itu menjadi awal kepercayaan diri tim untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi tersebut.

Memasuki babak berikutnya, Al Manar kembali menunjukkan kualitas permainan yang solid saat menghadapi SMAN 1 Takengon. Bermain disiplin sejak menit awal, Al Manar tampil perkasa dan berhasil mengamankan kemenangan mutlak 3-0 tanpa balas. Lini pertahanan yang kokoh serta serangan cepat menjadi kunci keberhasilan skuad Al Manar pada laga tersebut.

Drama menegangkan terjadi saat Al Manar bertemu Oemar Diyan. Kedua tim bermain sengit dan saling jual beli serangan hingga laga berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Penentuan pemenang akhirnya harus dilakukan melalui babak adu penalti. Dalam situasi penuh tekanan, para pemain Al Manar mampu tampil tenang dan sukses mengunci kemenangan dengan skor penalti 3-1 sekaligus memastikan tiket menuju semifinal.

Perjalanan Heroik Tim Futsal  Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1

Di babak semifinal, Al Manar menghadapi lawan tangguh, MAN 1 Pidie. Pertandingan berlangsung panas dan penuh drama dengan hujan gol sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menunjukkan permainan menyerang hingga laga berakhir imbang 3-3 di waktu normal. Namun keberuntungan belum berpihak kepada Al Manar setelah harus mengakui keunggulan MAN 1 Pidie melalui adu penalti dengan skor 5-4.

Meski gagal melaju ke final, Al Manar tetap tampil penuh semangat pada laga perebutan juara ketiga menghadapi SMAN 1 Lhokseumawe. Pertandingan berlangsung ketat dan sarat gengsi. Kedua tim saling mengejar angka hingga skor imbang 2-2 bertahan sampai peluit akhir waktu normal dibunyikan. Lagi-lagi laga harus ditentukan lewat adu penalti, dan kali ini Al Manar harus puas finis di posisi keempat setelah SMAN 1 Lhokseumawe menang dengan skor penalti 4-3.

Di balik perjuangan tim, satu nama mencuri perhatian sepanjang turnamen, yakni Muhammad Aidil. Penyerang andalan Al Manar tersebut sukses keluar sebagai top scorer AFK Banda Aceh Cup 1 dengan torehan 10 gol, sekaligus menjadi bukti ketajamannya di lini depan.

Walau belum berhasil membawa pulang trofi, perjuangan tim futsal Pesantren Modern Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1 menjadi kebanggaan tersendiri. Semangat juang, kekompakan, dan mental bertanding yang ditunjukkan para pemain menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.