Beranda blog Halaman 9

Perjalanan Heroik Tim Futsal Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1

0
Perjalanan Heroik Tim Futsal Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1

Tim futsal Pesantren Modern Al Manar menorehkan perjalanan membanggakan pada ajang AFK Banda Aceh Cup 1 yang berlangsung sejak 7 hingga 13 Mei 2026. Dari total 48 sekolah yang mengikuti ajang bergengsi tersebut, Al Manar berhasil tampil impresif hingga menembus babak semifinal dan bersaing sampai perebutan juara ketiga menghadapi sekolah-sekolah unggulan dari berbagai daerah di Aceh.

Perjalanan Al Manar dimulai di babak 32 besar dengan kemenangan meyakinkan atas SMA Negeri 11 Banda Aceh. Dalam pertandingan tersebut, Al Manar tampil dominan dan sukses menutup laga dengan skor telak 5-2. Kemenangan itu menjadi awal kepercayaan diri tim untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi tersebut.

Memasuki babak berikutnya, Al Manar kembali menunjukkan kualitas permainan yang solid saat menghadapi SMAN 1 Takengon. Bermain disiplin sejak menit awal, Al Manar tampil perkasa dan berhasil mengamankan kemenangan mutlak 3-0 tanpa balas. Lini pertahanan yang kokoh serta serangan cepat menjadi kunci keberhasilan skuad Al Manar pada laga tersebut.

Drama menegangkan terjadi saat Al Manar bertemu Oemar Diyan. Kedua tim bermain sengit dan saling jual beli serangan hingga laga berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Penentuan pemenang akhirnya harus dilakukan melalui babak adu penalti. Dalam situasi penuh tekanan, para pemain Al Manar mampu tampil tenang dan sukses mengunci kemenangan dengan skor penalti 3-1 sekaligus memastikan tiket menuju semifinal.

Perjalanan Heroik Tim Futsal  Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1

Di babak semifinal, Al Manar menghadapi lawan tangguh, MAN 1 Pidie. Pertandingan berlangsung panas dan penuh drama dengan hujan gol sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menunjukkan permainan menyerang hingga laga berakhir imbang 3-3 di waktu normal. Namun keberuntungan belum berpihak kepada Al Manar setelah harus mengakui keunggulan MAN 1 Pidie melalui adu penalti dengan skor 5-4.

Meski gagal melaju ke final, Al Manar tetap tampil penuh semangat pada laga perebutan juara ketiga menghadapi SMAN 1 Lhokseumawe. Pertandingan berlangsung ketat dan sarat gengsi. Kedua tim saling mengejar angka hingga skor imbang 2-2 bertahan sampai peluit akhir waktu normal dibunyikan. Lagi-lagi laga harus ditentukan lewat adu penalti, dan kali ini Al Manar harus puas finis di posisi keempat setelah SMAN 1 Lhokseumawe menang dengan skor penalti 4-3.

Di balik perjuangan tim, satu nama mencuri perhatian sepanjang turnamen, yakni Muhammad Aidil. Penyerang andalan Al Manar tersebut sukses keluar sebagai top scorer AFK Banda Aceh Cup 1 dengan torehan 10 gol, sekaligus menjadi bukti ketajamannya di lini depan.

Walau belum berhasil membawa pulang trofi, perjuangan tim futsal Pesantren Modern Al Manar di AFK Banda Aceh Cup 1 menjadi kebanggaan tersendiri. Semangat juang, kekompakan, dan mental bertanding yang ditunjukkan para pemain menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Pesantren Al Manar Gelar Pelepasan Santri Kelas IX Tsanawiyah Angkatan 2026

0
Pesantren Al Manar Gelar Pelepasan Santri Tsanawiyah Angkatan 2026

Pesantren Modern Al Manar melaksanakan kegiatan pelepasan santri kelas III Madrasah Tsanawiyah sebagai simbol selesainya pendidikan selama tiga tahun di lingkungan pesantren. Kegiatan tersebut berlangsung di aula pesantren pada Ahad, 10 Mei 2026.

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pimpinan pesantren, dewan guru, wali santri, serta para santri kelas akhir Tsanawiyah.

Pimpinan pesantren yang diwakili oleh Koordinator Pengasuhan Santri, Ust. H. Syahrul Ramadhan, MA, dalam sambutannya berharap agar seluruh santri tetap menjaga nilai-nilai pendidikan pesantren yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Pesantren Modern Al Manar.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, kedisiplinan, serta adab dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi santri yang tidak melanjutkan pendidikan di Al Manar.

“Kami berharap seluruh santri tetap membawa dan mengamalkan nilai-nilai pesantren di tengah masyarakat. Terutama bagi yang tidak melanjutkan lagi di Al Manar, jadikan ilmu, adab, dan kedisiplinan yang diperoleh selama ini sebagai bekal kehidupan,” ujarnya.

Selain itu, pihak pesantren juga berharap kepada para orang tua agar terus mengawal pendidikan, pergaulan, dan kehidupan anak-anak mereka secara konsisten setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat Tsanawiyah.

Pada kesempatan tersebut, santri kelas III Tsanawiyah angkatan tahun 2026 juga menyerahkan wakaf dalam bentuk uang tunai sebesar Rp35.200.000 kepada pihak pesantren sebagai bentuk kontribusi dan kenang-kenangan dari para santri selama menempuh pendidikan di Pesantren Modern Al Manar.

Sementara itu, perwakilan wali santri, Prof. Dr. Damanhuri, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak pesantren atas dedikasi dalam mendidik para santri selama tiga tahun terakhir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan guru Pesantren Modern Al Manar yang telah membimbing dan mendidik anak-anak kami dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” ungkapnya.

Penutupan kegiatan diakhiri dengan doa bersama serta penampilan seni Likok Pulo dan Ratoh Jaroe yang dibawakan oleh santri kelas III Tsanawiyah. Penampilan tersebut turut menambah suasana haru dan kebersamaan dalam momen pelepasan santri tahun ini.

Kegiatan pelepasan tersebut menjadi momentum haru sekaligus kebanggaan bagi para santri dan orang tua setelah menyelesaikan salah satu jenjang pendidikan di Pesantren Modern Al Manar.