Beranda blog Halaman 73

Pramuka Putri Al Manar Kembali Raih Juara Umum LP3 2024, Mengulang Kisah Juara 2018

0
Kontingen Pramuka Putri Pesantren Modern Al Manar Kembali Raih Juara Umum LP3 2024, Mengulang Kesuksesan 2018

ALMANAR.ID –  Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh Kontingen Pramuka Putri Pesantren Modern Al Manar Aceh Besar. Tim Pramuka Al Manar berhasil keluar sebagai juara umum tingkat penegak dalam Lomba Perkemahan Pramuka Pesantren (LP-3) Putri IX se-Aceh Tahun 2024, yang berlangsung di Pesantren Terpadu Nurul Islam, Blangrakal, Kec. Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, mulai 26 hingga 31 Oktober 2024.

Prestasi gemilang ini mengulang kisah kemenangan pada LP3 tahun 2018 di tempat yang sama. Pada kompetisi September 2018 lalu, Al Manar meraih juara umum tingkat penegak, sementara Pesantren Tgk. Chiek Oemar Diyan Aceh Besar memenangkan tingkat penggalang. Uniknya, kedua pesantren ini kembali merebut posisi yang sama pada tahun ini, dengan Al Manar sebagai juara umum tingkat penegak dan Tgk. Chiek Oemar Diyan di tingkat penggalang. Selain itu, kontingen putri penggalang Al Manar untuk tahun ini juga berhasil meraih peringkat kedua dengan menjuarai 10 cabang lomba.

Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan ini. “Ini adalah hasil kerja keras para pembimbing dan santriwati Al Manar yang terus berlatih siang dan malam. Alhamdulillah, inilah hasil yang patut kita syukuri bersama. Semoga prestasi ini bisa diikuti di bidang-bidang lainnya,” ujarnya.

Momen kemenangan ini juga menjadi semakin istimewa, bertepatan dengan perayaan kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan pesantren pada 31 Oktober 2024.

“Di pesantren kita merayakan kebersamaan, dan di Bener Meriah mereka merayakan kemenangan,” tambah Dr. Ikhram.

Tidak hanya di bidang Pramuka, santri Al Manar juga mencetak prestasi di ajang PERSIMU CUP di Pesantren Misbahul Ulum, Lhokseumawe, dengan menyabet posisi ke-4, membawa pulang 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu di cabang pencak silat.

Prestasi demi prestasi yang diraih santri Al Manar menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam mendidik generasi berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi, baik di bidang kepramukaan, akdemik maupun olahraga. Kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi dan membanggakan nama pesantren di tingkat yang lebih tinggi.

Gelar Upacara HUT RI Ke-79, Ini Pesan Pimpinan Pesantren Al Manar untuk Guru dan Santri

0

Aceh Besar – Pesantren Modern Al Manar melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 tahun di lapangan utama pesantren, Rabu (17/8). Upacara ini diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru dengan penuh khidmat. Para santri dan guru asatidz hadir dengan kompak mengenakan sarung, pakaian khas santri dayah, mencerminkan identitas dan budaya pesantren yang kental.

Seluruh petugas upacara, mulai dari pasukan pengibar bendera (paskibraka), komandan upacara, hingga pembaca doa dan teks UUD 1945, merupakan santri dari Pesantren Modern Al Manar. Kedisiplinan dan kekompakan para santri dalam menjalankan tugas mereka sangat terlihat, menambah khidmatnya suasana upacara.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan beberapa pesan penting kepada dewan guru dan santri, yang disampaikan dengan penuh semangat kebangsaan:

  1. Merajut Persatuan dan Kekompakan di Kalangan Guru
    Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin menekankan pentingnya momentum Hari Kemerdekaan RI ke-79 ini untuk semakin memperkuat persatuan dan kekompakan di antara para guru. Menurutnya, guru-guru harus selalu bersatu dalam mendidik dan membimbing para santri menuju masa depan yang lebih baik.
  2. Perjuangan Belum Berakhir: Peran Guru dalam Memberantas Kebodohan
    Beliau juga mengingatkan bahwa perjuangan para pahlawan belum berakhir, namun bentuknya telah berubah. “Kemerdekaan ini kita isi dengan memberantas kebodohan. Kecerdasan bangsa ada di tangan para guru atau pendidik. Guru adalah agen perubahan umat menuju masa depan bangsa yang lebih baik,” tegasnya.
  3. Menghayati Pengorbanan Para Pahlawan
    Dr. Tgk. H. Ikhram mengajak seluruh peserta upacara untuk menghayati betapa besar pengorbanan para pendiri bangsa dalam merebut kemerdekaan. “Mereka berjuang untuk kita sebagai masa depan bangsa. Mereka pertaruhkan jiwa, tenaga, dan harta mereka, dan banyak dari mereka yang gugur sebagai syuhada,” ujarnya.
  4. Perjuangan Guru di Era Digital
    Dalam era digital ini, tantangan bagi guru semakin kompleks. “Perjuangan guru bukan lagi dengan senjata, tetapi dengan tenaga dan pikiran yang mereka korbankan untuk kecerdasan umat. Guru tidak boleh gagap teknologi (gaptek), karena untuk menghadapi kerusakan moral murid, guru harus lebih cerdas menguasai IT. Kita tidak bisa membelakangi zaman; kita harus siap menghadapi tantangan zaman,” kata beliau dengan tegas.
  5. Pentingnya Menjaga Disiplin
    Sebagai penutup, Dr. Tgk. H. Ikhram menekankan pentingnya menjaga disiplin dalam segala aspek kehidupan, baik bagi guru maupun santri. “Kedisiplinan adalah kunci keberhasilan di masa depan. Semua kita harus terus menjaga disiplin dari segala aspek kehidupan kita,” pesan beliau.

Upacara ini menjadi salah satu momen penting bagi seluruh warga Pesantren Modern Al Manar untuk mengenang jasa para pahlawan dan meneguhkan semangat juang dalam mengisi kemerdekaan dengan pendidikan yang berkualitas.