Beranda blog Halaman 31

Humas Al Manar Perkuat Kompetensi Digital lewat Pelatihan Website dan Media Sosial

0
Humas Al Manar Perkuat Kompetensi Digital lewat Pelatihan Website dan Media Sosial

ALMANAR.ID – Pesantren Modern Al Manar melalui Kabid Humas, Ust. Syafrizal, turut serta dalam Pelatihan Teknis Website dan Media Sosial Angkatan II yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Provinsi Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 16 hingga 20 Juni 2025, berlokasi di Gedung Wisma UIN Ar-Raniry, Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Humas Al Manar Perkuat Kompetensi Digital lewat Pelatihan Website dan Media Sosial

Pelatihan ini menghadirkan 40 peserta pilihan yang terdiri dari pengurus remaja masjid dan pengurus dayah dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Mereka datang dengan semangat belajar dan berbagi, membawa perangkat laptop masing-masing untuk langsung praktik membuat situs web dan merancang strategi media sosial yang sesuai dengan karakter lembaga keagamaan.

Humas Al Manar Perkuat Kompetensi Digital lewat Pelatihan Website dan Media Sosial
Nazaruddin, M.Lis., Ph.D. sedang menyampaikan materi Manejemen Konten Pada Pelatihan Website dan Media Sosial Bagi Guru Dayah dan remaja Mesjid

Balai Diklat menghadirkan para pemateri profesional seperti Nazaruddin, M.Lis., Ph.D., Teuku Farhan, S.Kom., serta Kepala Balai Diklat sendiri. Sesi berlangsung interaktif dan aplikatif, dipandu oleh moderator dan tim akademik yang memastikan setiap peserta bisa mengikuti pelatihan secara maksimal.

Partisipasi Ust. Syafrizal menjadi langkah nyata Al Manar dalam mendukung transformasi digital pesantren. Lewat pelatihan ini, diharapkan humas pesantren tidak hanya piawai menyampaikan informasi, tapi juga mampu mengelola kanal digital secara strategis, positif, dan profesional sesuai dengan nilai-nilai keislaman.

Kegiatan ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga penguatan peran pesantren dalam menyampaikan pesan dakwah dan edukasi kepada masyarakat luas melalui media digital.

Ujian Semester Genap Dimulai, Santri Al-Manar Hadapi Soal Esai Tanpa Pilihan Ganda

0
Ujian Semester Genap Dimulai, Santri Al-Manar Hadapi Soal Esai Tanpa Pilihan Ganda

ALMANAR.ID â€“ Pesantren Modern Al-Manar resmi memulai pelaksanaan ujian tulis semester genap tahun pelajaran 2024/2025 pada Sabtu, 14 Juni 2025. Pembukaan ujian ditandai dengan apel pagi yang digelar di lapangan utama Alm. Ustadz Fadhil Ahmadi. Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, mulai dari tanggal 14 hingga 24 Juni 2025.

Dalam sambutannya saat apel pembukaan, Pimpinan Pesantren Modern Al-Manar, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd, memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh santri. Ia menekankan bahwa ujian bukan hanya soal akademik semata, tetapi juga merupakan momentum penting untuk refleksi dan perbaikan diri.

Ujian Semester Genap Dimulai, Santri Al-Manar Hadapi Soal Esai Tanpa Pilihan Ganda

“Ujian adalah kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Maka persiapkan diri kalian dengan matang, niatkan belajar sebagai ibadah. Seperti kata Imam Syafi’i, ‘Ilmu itu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada pelaku maksiat’. Maka ujian ini kita jadikan wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jangan pernah pisahkan antara doa dan usaha, karena keduanya adalah hablun minallah. Doa itu ruhnya usaha, dan usaha itu bentuk kesungguhan doa,” pesan beliau di hadapan para santri.

Ujian semester ini menggunakan format soal esai tanpa pilihan ganda, yang menuntut santri untuk berpikir kritis dan memahami materi secara mendalam. Soal-soal disusun dalam tiga bahasa: Bahasa Arab dan Bahasa Inggris untuk mata pelajaran pesantren, serta Bahasa Indonesia untuk pelajaran umum.

Demi menjaga kedisiplinan dan fokus selama ujian, panitia menerapkan aturan tegas bagi para pengawas. Mereka dilarang membawa atau menggunakan telepon genggam di ruang ujian. Selain itu, tidak disediakan kursi bagi pengawas selama ujian berlangsung sebagai bentuk komitmen agar mereka tetap berdiri dan fokus penuh dalam mengawasi jalannya ujian.

Dengan dimulainya ujian ini, diharapkan para santri dapat menunjukkan hasil belajar terbaiknya, sekaligus menjadikan setiap lembar jawaban sebagai bukti ikhtiar dan jalan untuk meraih keberkahan ilmu.