Beranda blog Halaman 3

Pesantren Al Manar Intensifkan Bimbingan Belajar Malam Jelang Ujian Tengah Semester

0
Pesantren Al Manar Intensifkan Bimbingan Belajar Malam Jelang Ujian Tengah Semester

Bidang Pendidikan dan Pengajaran Pesantren Modern Al Manar mulai mengintensifkan kegiatan bimbingan belajar malam bagi santri guna menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS) atau ulangan umum yang akan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026 hingga 7 Mei 2026 mendatang.

Kegiatan belajar malam terbimbing tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Untuk santri putra (santriwan), kegiatan dipusatkan di lapangan utama Almarhum Ustadz Fadhil Ahmadi. Sementara itu, santri putri (santriwati) mengikuti kegiatan di area asrama putri Gedung Azzahra.

Wakil Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Ust. Saifullah, S.Pd, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan fokus belajar santri dalam menghadapi ujian. Selain itu, para asatidz dan asatidzah diwajibkan hadir setiap malam guna mendampingi santri, dengan sistem absensi yang diberlakukan secara ketat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh kegiatan ekstrakurikuler untuk sementara waktu dinonaktifkan guna mendukung optimalisasi persiapan ujian. Penutupan kegiatan ekstrakurikuler tersebut ditandai dengan pelaksanaan Drama Contest pada malam Minggu lalu.

Sementara itu, Bendahara Umum pesantren, Ust. Muhammad Asyraf, S.Ag, mengimbau kepada wali santri agar segera melunasi biaya pendidikan menjelang pelaksanaan ujian semester genap, sesuai ketentuan dan pengumuman resmi yang telah disampaikan melalui grup wali kelas.

Kelompok Cut Nyak Dien Raih Juara Umum Al Manar Drama Language Contest 2026

0
Kelompok Cut Nyak Dien Raih Juara Umum Al Manar Drama Language Contest 2026

Kelompok Cut Nyak Dien berhasil meraih juara umum dalam ajang Drama Language Contest 2026 yang diselenggarakan oleh Bagian Bahasa Pesantren Modern Al Manar. Perlombaan antar gugus depan (gudep) pramuka santriwati ini berlangsung pada Jumat malam, 24 April 2026, di aula pesantren setempat.

Kelompok Cut Nyak Dien tampil memukau dengan membawakan kisah perjuangan pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu. Penampilan mereka dinilai unggul dari segi akting, penguasaan panggung, serta penggunaan bahasa asing dalam dialog.

Pimpinan pesantren, Dr. Tgk. H. Ikhram M. Amin, M.Pd., dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental, meningkatkan kemampuan public speaking, serta mengasah kreativitas santri.

Selain Kelompok Cut Nyak Dien sebagai juara umum, Juara I diraih oleh Kelompok Ratu Safiatuddin yang menampilkan perjuangan Raden Ajeng Kartini. Juara II diraih Kelompok Cut Meutia dengan kisah Nyi Ageng Serang, dan Juara III oleh Kelompok Pocut Baren yang mengangkat kepahlawanan Laksamana Keumala Hayati.

Ketua dewan juri, Ustazah Hazirah, menjelaskan bahwa penilaian lomba meliputi aspek akting, alur cerita, properti, kostum, serta kemampuan berbahasa Arab dan Inggris dalam dialog. Ia menambahkan bahwa seluruh peserta menunjukkan kemampuan yang baik dan layak diapresiasi.

Ajang ini juga dimeriahkan dengan penampilan khusus bertajuk “Derita Ibu Palestina” oleh santriwati kelas V yang menambah suasana haru dalam kegiatan tersebut.