Beranda blog Halaman 188

348 Calon Santri Baru Ikuti Ujian Seleksi Masuk Pesantren Al Manar

0
DCIM100MEDIADJI_0041.JPG

ALMANAR.PONPES.ID –  Ahad, 16 Januari 2021, Pesantren Modern Al-Manar melaksanakan Seleksi Penerimaan Santri Baru tingkat MTs dan Lanjutan MA. Seleksi ini diikuti oleh 348 calon Santri yang sudah melakukan registrasi secara online sejak 1 Januari 2022.

Ujian Seleksi Santri Baru dimulai dengan apel pembukaan yang diselenggarakan di Lapangan Mini Fadhil Ahmadi. Acara pembukaan dimulai pukul 08:00 WIB hingga selesai.

Acara tersebut resmi dibuka oleh Pimpinan Pesantren Modern Al-Manar, Tgk. Ikhram M. Amin, M. Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan dan penjelasan mengenai prosedur seleksi calon santri baru di Pesantren Modern Al Manar di hadapan seluruh calon santri baru dan turut diikuti oleh orang tua wali calon santri baru.

Selanjutnya calon santri baru mengikuti ujian tulis dan ujian lisan, sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Pada ujian lisan (wawancara), selain santri, calon orang tua/wali santri juga turut diuji, khususnya terkait kesiapan mental wali santri dan kesanggupan orang tua wali santri mengikuti segala disiplin yang diberlakukan kepada santri nantinya.

Melihat Keindahan Kampus Pesantren Al Manar Dari Udara

0
DCIM100MEDIADJI_0034.JPG

ALMANAR.PONPES.ID – Terhitung 23 Juli 2021 yang lalu Pesantren Modern Al Manar genap memasuki usia 20 tahun Pesantren Modern Al Manar berkiprah, menyinari negeri, dari jumlah santri 70 Orang, 250 Orang hingga saat ini mencapai 1000 lebih santri.

Dari yang dulunya ustadz-ustadz  tahun  pertama berjuang dengan mendatangi rumah-rumah warga mencari atau merekrut santri yatim fakir untuk disekolahkan ke Pesantren Modern Al Manar hingga saat ini tidak perlu lagi mendatangi rumah-rumah, bahkan setiap tahunnya calon santri yang mendaftar diluar target penerimaan.

Dan yang lebih bermakna adalah semua santri yang pernah menempuh pendidikan di Pesantren Modern Al Manar sudah berkontribusi nyata di tengah-tengah masyarakat dengan profesi masing-masing. Yang dulunya di tahun pertama ustadz-ustadz megajarkan mulai dari mengenalkan huruf hijaiyah, mengajar membaca mulai dari pengenalan huruf Alpabhet hingga mereka mampu mengenyam pendidikan di perguruan tinggi bahkan mampu menembus pendidikan di perguruan tinggi di luar negeri, Timur Tengah dan Eropa.

DCIM\100MEDIA\DJI_0003.JPG

Pada tahun pertama bahkan ustadz-ustadz bangun di tengah malam untuk membangunkan santri untuk diajarkan ditengah malam. Belum lagi pada masa konflik Aceh, ada ustadz-ustadz yang dicurigai oleh pihak aparat, bahkan dimata-matai saat hendak mengajar, dan belum lagi waktu musibah tsunami, banyak bangunan yang runtuh, para ustadz-ustadz berjuang mencari donatur bahkan bahan pokok makanan untuk santri yang bertahan di pesantren. Banyak halangan dan rintangan yang sudah dilalui, perjuangan demi perjuangan, pengorbanan harta dan tenaga untuk mendidik generasi ummat.

Dari rentetan cerita panjang perjuangan pesantren dan dewan gurunya, kini di usia 20 tahunnya, Al Manar ingin mengungkapkan rasa syukurnya atas konsistensi, keistiqomahannya dalam mendidik santri, berjuang untuk kepentingan ummat, bertahan dengan sistem yang kuat, tanpa adanya kepentingan pribadi, kelompok atau partai, karena Al Manar berdiri diatas dan untuk semua golongan, tidak berpihak pada partai atau kelompok tertentu. Ke depan Al Manar terus bergerak, berkiprah dan berkontribusi untuk kemajuan negeri ini.

DCIM\100MEDIA\DJI_0027.JPG

Usia 20 tahun ini menjadi tombak langkah pertama 20 tahun ke depan mewujudkan pendidikan yang bermutu, bahkan mewujudkan sekolah tinggi Al Manar dan segenap cita-cita pendiri dan dewan guru. Al Manar, Mendidik Generasi Umat Untuk Kejayaan Bangsa.

Nah, Bagaiman penampakan Pesantren Modern Al manar setelah 20 tahun mengabdi untuk negeri? berikut beberapa gambar yang diabadikan melalui mesin pesawat tanpa awak.