Beranda blog Halaman 224

Dishub Aceh Besar Pasang ‘Polisi Tidur’ Depan Asrama Putri Pesantren Al Manar

0

ALMANAR.PONPES.ID – Untuk menyiasati pengendara berkecepatan tinggi, Dinas Perhubungan Aceh Besar memasang alat pembatas kecepatan atau speed Bumb ( polisi tidur) di sepanjang jalan depan asrama putri Pesantren Modern Al Manar, Jum’at (13/11/2020).

Selama ini lalu lalang kendaraan roda dua ataupun roda empat di depan asrama putri Pesantren Modern Al Manar seringkali membuat pihak pesantren cemas. Pasalnya, jalan yang mulus serta tanpa hambatan membuat pengendara menggunakan kecepatan tinggi sehingga dapat membahayakan santriwati yang melewati jalan tersebut.

Petugas Dishub Aceh Besar sedang memasang Alat pembatas kecepatan (Speed Bump)

Meskipun jumlah pengguna jalan tersebut tidak terlalu banyak, tapi ada sebahagian pengendara khususnya anak-anak luar sekitar pesantren yang melewati jalan tersebut dengan kecepatan tinggi, bahkan ada yang sengaja ngebut-ngebutan. Dan pihak pesantren juga sempat menegur anak-anak tersebut yang dikenal oleh pengurus pesantren dengan mendatangi orang tuanya untuk mengingatkan anak-anak tersebut.

Namun upaya mengingatkan dengan baik tersebut juga tidak membuahkan hasil yang maksimal, karena juga masih ada pengguna jalan lainnya yang melewati jalan depan asrama putri tersebut dengan kecepatan tinggi, yang membuat pihak pesantren merasa was-was setiap harinya.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali saat hendak menghubungi Kadishub Aceh Besar

Dalam kegiatan audiensi pihak pesantren dengan Bupati Aceh Besar pada awal November yang lalu, pimpinan pesantren juga melaporkan mengenai lalu lintas jalan depan asrama putri tersebut, dan langsung direspon oleh bupati dengan menelpon langsung Kepala Dinas Perhubungan Aceh Besar pada malam itu meminta pihak Dishub Aceh Besar untuk memasang alat pembatas kecepatan depan asrama putri Pesantren Modern Al Manar.

Pimpinan Pesantren, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd mengapreasiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Besar khususnya Dinas Perhubungan Aceh Besar atas respon cepatnya langsung turun lapangan memasang alat pembatas kecepatan di Pesantren Modern Al Manar.

“Alhamdulillah, ini salah satu bentuk kepedulian pemerintah Aceh Besar terhadap lembaga pendidikan, pemerintah ikut hadir menyukseskan lembaga pendidikan, dan kita sangat mengapreasiasinya dan menyampaikan terima kasih banyak kepada Bupati dan Dishub Aceh Besar atas respon cepatnya”tutupnya.  

9 Santri Pesantren Al Manar Ikuti Kompetisi KSMO Nasional

0

ALMANAR.PONPES.ID – Sebanyak 3 (Tiga) pelajar Madrasah Tsanawiyah dan 6 (Enam) pelajar Madrasah Aliyah Pesantren Modern Al Manar  mengikuti Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) ) Tingkat Nasional di Lab. Komputer Al Manar, Selasa (10/11/2020),  yang  dilaksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota se Indonesia  oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai 9-12 November 2020.

Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Modern Al Manar, Ust. Putrayadi, S.Pd, mengatakan bahwa KSMO Ajang tahunan Kementerian Agama bertujuan untuk merekrut dan menjaring para siswa-i berprestasi yang dilaksanakan secara Daring/ Virtual melalui Aplikasi Zoom yang telah disiapkan oleh Kementerian Pusat, yang berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Kepala Madrasah Aliyah, Putrayadi, S.Pd saat memantau pelajar latihan KSMO

Adapun santri yang mengikuti KSMO tersebut sebagai berikut, Madrasah Tsanawiyah ; Abdi Dzil Ikram Cabang IPA, Mayyar Cabang Matematika, dan Yasmina Hilwa Cabang IPS. Sedangkan Madrasah Aliyah ; Ajeng Rana Zalila Cabang Geografi, Hazirah Bulqis Cabang Kimia, Mila Thahira Siregar Cabang Biologi, M. Safrul Azis Cabang Matematika, Preity Asyiva Laura Cabang Fisika, dan Sarah Syakirah Cabang Ekonomi.

Kepala Madrasah Tsanawiyah, Ust. Enri Maulidi, S.Pd, M.Ag  mengatakan, siswa yang dipilih untuk mengikuti ajang kompetisi ini merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan oleh pihak madrasah dan telah mengikuti try out beberapa kali yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Aceh, Mereka yang meraih nilai tertinggi  didaftarkan sebagai perwakilan madrasah pada kegiatan ini.

“Siswa yang terpilih ini telah digembleng melalui pembelajaran daring dan kita datangkan langsung guru privat baik itu dari guru dalam sendiri maupun dari guru luar, untuk menambah pengetahuan dan memperdalam materi KSM,” Ujar Ust. Enri Maulidi, S.Pd, M.Ag yang didampingi operator IT Ust. Sayuti, A.Md.Kom dan ust. Muhajir, Lc.  

Selain itu lanjutnya, walaupun kompetisinya online, pihak madrasah tetap menyiapkan segala keperluan untuk dipergunakan saat kompetisi baik itu mental dan ketrampilan menggunakan komputer, sehingga saat kompetisi tidak canggung menyelesaikan soal melalui media online itu.

Adapun pemenang lomba kompetisi sains madrasah online tingkat nasional ini akan diumumkan tanggal 19 November mendatang.

Pimpinan Pesantren, Tgk. Ikhram M. Amin saat memantau santri sedang try out KSMO

Sementara itu Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd berharap santrinyanya telah berusaha maksimal dalam menyelesaikan soal KSMO dengan maksimal, dirinya berharap diantara santri yang mengikuti kompetisi tersebut ada yang berhasil mencapai nilai sesuai standar nasional.

“Alhamdulillah anak-anak telah dibimbing dan telah berusaha, itu yang paling penting, adanya bimbingan oleh dewan guru, tidak sekedar mengikuti kompetisi, dan mereka telah melakukan yang terbaik, karena prinsip kita di pesantren, ujian untuk belajar bukan belajar untuk ujian, jadi kompetisi ini juga sebagai pembelajaran untuk santri” tutupnya.